Saturday, May 31, 2008

Cerita Umroh Jumadil Awal 1- ESQ Tours

Assalamualaikum semua.. Alhamdulillah..setelah koneksi internet starone kami ganti dengan IM2, akhirnya Bunda dapat kesempatan untuk update blog ini.

Nah..diceritain perjalanan umroh kami sekeluarga yah. Tapi..sebelumnya siap-siap dulu (cemilan kek..sarapan kek..heheheh) soalnya ceritanya bakal puaaannnjjjaaannnggg. Bukan berniat riya' ataupun sombong, tapi niatan kami menuliskan kembali perjalanan ibadah kami ini hanya untuk sebagai memori yang insha Allah apabila di kemudian hari kita diberi Panggilan lagi oleh Allah untuk sekali lagi menunaikannya....*Amiiinnn*..maka kami telah punya panduan.

Hari pertama-12 mei 2008

Pukul 04.30 segera setelah shalat subuh, kami ber-13 (iyaa..alhamdulillah umroh kali ini keluarga besar Amir Hoesin hampir lengkap!!) berangkat menuju ke Juanda Airport untuk menaiki pesawat Mandala pukul 6 pagi menuju ke Jakarta. Kami memang berangkat umroh dari Jakarta karena kami mengikuti program umroh ESQ TOURS yang berpusat di Jakarta. Alhamdulillah perjalanan sangat lancar, kekhawatiran akan excess bagasi tidak terbukti. Abdil (3 tahun) dan Abrar (6 bulan) sangat manis dan tidak rewel di pesawat.

Sampai di bandara Cengkareng kurang lebih pukul 7 lebih, setelah mengambil bagasi2 kami keluar dan sudah dijemput oleh pihak Sheraton Bandara Hotel. Kami menginap semalam di hotel ini, karena besok manasik dilaksanakan di hotel ini pukul 6.30, jadi dengan tujuan mengistirahatkan badan agar siap dalam perjalanan jauh dan melelahkan maka kami sekeluarga putuskan datang sehari lebih awal dan stay di jakarta.
Tiba di sheraton ternyata kepagian..tapi alhamdulillah dari 5 kamar yang dipesan, 3 kamar sudah siap. Jadi si kecil Abrar bisa melanjutkan istirahatnya, dan Bapak yang sedang flu dan demam pun dapat beristirahat dengan tenang. Duuhh Gusti Allah...hati ini benar-benar tidak sabar untuk segera berkunjung ke tanah sucimu.

Alhamdulillah..menjelang dhuhur sekitar pukul 11, tante dan om Bunda yaitu Kel. Ahmad Hilman datang berkunjung, sambil bawa nasi padang untuk lunch. Wah...pucuk dicinta ulam tiba, kami yang belum sempat sarapan dengan semangatnya..hehehe..menyantap nasi padang tersebut. Makasih ya Tante...! Makasih banyak ya Om. Hati-hati dan jaga kesehatan baik-baik ya.

Malam menjelang manasik umroh, demam Bapak makin bertambah tinggi. Tubuhnya mengigil. Namun alhamdulillah setelah minum beberapa obat, panas badannya semakin berkurang dan mereda. Terima kasih ya Allah..kuatkan fisik dan iman kami dalam perjalanan kami ini..Amin.

Hari kedua tanggal 13 Mei 2008

Bangun subuh alhamdulillah demam Bapak sudah mereda. Setelah shalat subuh sarapan dan persiapkan koper besar untuk masuk bagasi pesawat, maka kami membawa 3 koper besar itu (untuk Bapak, Shafiya dan Bunda) ke meja yang ditunjuk oleh pihak ESQ TOUR. Persiapan koper besar ini benar-benar harus teliti, sebab kami baru akan menjumpai koper ini lagi setelah sampai di hotel di Madinah.

Setelah menyerahkan koper, tanda tangan tanda terima koper, maka kami menuju ke ruang Manasik Umroh ESQ TOURS. Alhamdulillah sudah berkumpul semua peserta yang berjumlah sekitar 41 orang. Kami dijelaskan mengenai ibadah umroh oleh bapak ustadz dan kemudian setelah itu kami semua diajak oleh trainer Umroh kami kali ini yaitu Bapak Syuhada Sayuti- untuk meluruskan niat menjawab panggilan Allah kepada kami untuk menjadi tamuNya di tanah suci. Pak Syuhada mengingatkan bahwa bukan uang ataupun pangkat kami yang membawa kami bisa melakukan ibadah umroh ini, namun semata-mata adalah panggilan Allah kepada kami. Allah telah memanggil kami secara khusus untuk menjadi tamuNya. Semoga kami bisa menjadi tamu yang terbaik di mata Allah SWT. Amin.

Setelah itu kami diajak untuk brunch, dan pembagian passpor. Segera kami mengurus check out dari hotel Sheraton Bandara dan menuju bis untuk bersiap ke Cengkareng. Kami insha Allah akan pergi dengan GARUDA flight jam 13 ke Jeddah. Dijangkakan perjalanan akan memakan waktu 9 jam, dan tiba di Jeddah sekitar maghrib (local time). Perbedaan waktu antara indonesia dan arab saudi adalah 4 jam (lebih dulu indonesia). Kami siapkan baik-baik di koper cabin kami satu pasang baju muslim/muslimah, baju tidur, jaket-kaus kaki dan topi (untuk Bapak-menutupi kepala dari AC pesawat), peralatan shalat, toilettries dan pakaian dalam.

Alhamdulillah walau terpaksa awalnya duduk terpisah, kami bisa juga duduk berkumpul sederet setelah tukar menukar dengan teman seperjalanan. Perjalanan berjalan lancar dan sepanjang perjalanan kami isi dengan istirahat agar kami siap untuk melakukan ibadah tahajud dan subuh langsung di masjid nabawi. Insha Allah.

Tiba di Jeddah tepat pukul 18. Dari pesawat tidak ada belalai gajah seperti di Juanda atau Cengkareng, kami harus turun tangga dan naik bis ke airport. Di airport bagian imigrasi sedang shalat maghrib jadi kami antri sangat panjang. Antri di imigrasi Jeddah ini harus dengan muhrimnya. Setelah melewati imigrasi-kami tidak perlu pusing urus bagasi koper besar karena Alhamdulillah semua sudah diurus oleh bagian bagasi ESQ tours. Kami tinggal melenggang keluar sambil bawa koper cabin menuju bus yang disewa ESQ TOURS untuk membawa kami ke Madinah Al Munawaroh. Di Bus kami disambut lagi-lagi dengan makanan yang sedap khas indonesia berupa lunch box dan snack. Wah..wah..padahal di pesawat sudah kenyang lho. Bus pun berangkat menuju madinah..dan kami pun melanjutkan istirahat kami di bus. Perjalanan Jeddah Madinah akan ditempuh insha Allah dalam waktu 5 jam.

Menjelang kota Madinah kami dibangunkan oleh muthawif kami pak Zulman..kami lalu di ajak mengingat kembali perjuangan Rasulullah. Beliau dan pak Syuhada mengingatkan bahwa sebentar lagi kami akan memasuki kota Rasulullah, kota Wahyu.

Jam 1 pagi kami tiba di hotel Al Harittya dan subhanallah...langsung menemui bagasi koper besar kami di depan kamar. Terima kasih ya ESQ TOURS. Kerjanya baik sekali. Tiba di hotel kami langsung bersihkan diri dan beristirahat.

Hari ketiga 14 Mei 2008

Pukul 03.45, Bunda dan Bapak membangunkan Shafiya, waktunya untuk persiapan shalat tahajud dan subuh di masjid nabawi. Alhamdulillah Shafiya sangat kooperatif dan lekas bangun. Langsung ambil wudhu dan kami bersiap untuk ke masjid. Rupa-rupanya kami rombongan yang terlambat. Di Madinah, adzan tahajud ternyata pukul 03.00. Kami yang belum orientasi hotel sempat bingung lobby berada di lantai apa!! Heheheeh..ternyata kami salah lift, jadi tidak ada tombol G. Namun Alhamdulillah kami sempat bertahajud dan shalat sunnat fajar serta subuh di nabawi. Subuh pertama kami di Madinah Al Munawaroh yang suci. Subhanallah..terima kasih ya Allah.
Photobucket - Video and Image HostingPhotobucket - Video and Image Hosting
Setelah subuh, kami pun kembali ke hotel untuk breakfast. Di ruang breakfast ternyata sebagian bapak-bapak sudah berkunjung ke raudhah. Di kesempatan sesudah breakfast kami diingatkan kembali oleh trainer Bapak Syuhada untuk mengingat kembali perjuangan Rasulullah dan diingatkan untuk berterima kasih pada Rasulullah atas semua perjuangan dakwah beliau sehingga sekarang kami bisa berada dalam nikmatnya Iman. Alhamdulillah.

Insha Allah pukul 07.30 kami kembali ke nabawi untuk ziarah ke raudhah (untuk perempuan karena raudhah tidak buka 24 jam untuk perempuan), nah..sekalian Bapak beserta teman laki lainnya yang belum ikut ke raudhah ikut serta. Ziarah pertama ke raudhah dibimbing oleh seorang ibu yang memang tinggal di Madinah. Setelah shalat dhuha di masjid nabawi, kami pun menuju ke raudhah tapi antri dulu (berdasarkan negara). Ibu pembimbing itu meminta kami untuk shalat 2 rakaat sunnat mutlak di raudhah dan berdoa pada saat sujud terakhir. Karena suasana yang sangat ramai, sehingga biasanya asykar akan meminta keluar siapapun yang terlihat sudah selesai shalat. Alhamdulillah Bunda banyak dapat kesempatan untuk shalat 2 rakaat dan berdoa di raudhah, namun mengingat ini pengalaman pertama kali bagi Shafiya berdesak desakan. Maka segera setelah bersujud ucapkan shalawat dan terima kasih sedalam-dalamnya bagi Rasulullah..Bunda pun mengajak Shafiya keluar ke pintu exit dan melanjutkan shalat sunnat taubah disana. Sementara menunggu rombongan yang lain, kami membaca Al Quran. Dan setelah berkumpul, kami kembali ke hotel untuk beristirahat dan menunggu shalat duhur.


30 menit sebelum jadwal adzan, Bunda-Bapak dan Shafiya sudah bersiap lagi ke masjid. Alhamdulillah sempat tidur sebentar sehingga bangun sudah merasa lebih segar. Kami shalat di daerah dekat tempat-tempat air zam-zam. Lagi-lagi kami tidak bareng dengan rombongan. Maklum membawa anak kecil, kami harus menyesuaikan dengan ritme Shafiya. Tapi alhamdulillah...Shafiya sangat bersemangat. Terima kasih ya Allah.

Setelah dhuhur, kami pun kembali ke hotel untuk makan siang dan istirahat untuk persiapan ashar. Dan kemudian shalat maghrib kami lanjutkan dengan i'tikaf sampai isya.

Setelah shalat isya, kembali ke hotel untuk dinner dan istirahat. Alhamdulillah semua makanan dan snack di hotel Al Haritya Madinah ini cocok dengan selera kami. Rupa-rupanya sang koki adalah orang Indonesia. Lha pantas aja kok ada sambel dan krupuk...hihihihiy.

Alhamdulillah Bapak - Bunda dan Shafiya bisa melaksanakan ibadah hari ini dengan lancar. Terima kasih atas pertolonganmu ya Allah. Kami istirahat begitu selesai dinner. Isya di Madinah sekitar pukul 20.30, jadi kami baru berangkat tidur hampir jam 22.00-22.30. Kuatkan kami ya Allah...

Hari ke-4 15 Mei 2008

Setelah bangun menjelang pukul 3 pagi untuk tahajud, Bunda berasa demam, pusing dan nyeri tenggorokan. Wah..ternyata radang tenggorokan akhirnya menyerang juga. Insha Allah sih bukan karena kecapekan perjalanan ini, tapi tertular dari Bapak yang sejak awal perjalanan sudah demam. Bapaknya sembuh, eh giliran Bunda. Astagfirullahal adziim..semoga sakit ini menjadi penghapus dosa-dosaku ya Allah.

Tapi Bunda mesti kuat ah..sayang sekali kalau kesempatan beribadah disini mesti kalah dengan rasa sakit. Setelah minum obat- dan menggagahkan diri untuk wudhu, persiapan membangunkan Bapak dan Shafiya untuk shalat tahajud dan berlanjut subuh alhamdulillah berjalan dengan mudah.

Setelah shalat subuh, kami bergegas kembali ke hotel untuk melaksanakan ziarah kota Madinah. Ya..hari ini kami akan mengelilingi kota Madinah. Sampai di lobby hotel, perbaiki wudhu lagi..sebab..kami akan mengunjungi masjid Quba. Ada hadits shahih yang berbunyi (Bunda tidak hafal lafaznya tapi kurang lebih maknanya ialah seperti ini) bahwa apabila kita wudhu dari kediaman kita dan shalat 2 rakaat di masjid Quba, maka pahala nya seperti umroh. Amiiiinn...Insha Allah. Dan ini didasarkan atas kebiasaan / tindakan Rasulullah sendiri.
Photobucket - Video and Image Hosting
Setelah siap semuanya di bis maka kami pun pergi ke Jabal Uhud dulu. Sampai di Jabal Uhud kami semua mendaki Jabal Uhud (Jabal maknanya gunung tapi Jabal Uhud ini seperti bukit tingginya) dan disana disampaikan oleh trainer PakFadli mengenai pemaknaan perang Uhud.
Photobucket - Video and Image Hosting
Bergulir air mata membayangkan perang Uhud yang harus dialami Rasulullah dan shahabatnya. Terasa bahwa perjuangan diri ini untuk Islam tidak ada artinya dibanding semua ini. Kami berziarah ke makam para syuhada. Dari Jabal Uhud kami menuju ke masjid Quba dan shalat 2 rakaat disana.
Photobucket - Video and Image Hosting
Lalu melihat (dari dalam bis) masjid Qiblatain dan setelah itu pergi ke Kebun Kurma. Alhamdulillah..ini yang ditunggu tunggu...hehehe..kami akan breakfast di Kebun Kurma yang rindang dan asri. Ternyata breakfastnya model lesehan. Wah...sedappnya. Kami disuguhi fresh kurma yang yummy sekalii. Setelah meluruskan kaki beberapa lama sambil menikmati fresh kurma. Kami menuju ke tempat makan pagi. Ada nasi goreng, sosis, lalapan, telur mata sapi, roti dan aneka jenis selai dan keju, jus, teh dan kopi.

Di kebun kurma ini juga tersedia toko oleh-oleh yang menjual kurma, coklat sampai kurma muda dan hati onta. Tasbih dan alat-alat ibadah lain juga ada. Tapi Bapak dan Bunda belum berniat beli apa-apa. Jadi kami beli oleh-oleh untuk teman sekolahnya Shafiya aja berupa 1 kilo coklat dan 12 tasbih untuk oleh-oleh teman kantor Bapak.

Setelah kenyang dari Kebun Kurma *Alhamdulillah* kami berkeliling lagi ke Jabal Magnet. Subhanallah medan magnet disini..mampu menyebabkan bis kami lari dengan kecepatan 100 km/jam tanpa ditekan gasnya. Masya Allah. Abdil juga sempat mencoba kesempatan naik sepeda motor yang disewakan seharga 10 Riyal dengan papanya. Di Jabal Magnet ini Shafiya tertidur (Shafiya duduk di Bus dengan Tante favoritnya yaitu Tante Nita..hehehe), jadi yang turun cuma Bapak dan Bunda.

Agak maksain diri juga Bunda turun karena lagi menikmati menggigil akibat demam radang tenggorokan..:-( Badan panas bangett. Tapi..dikuat-kuatin sambil banyak istigfar. Semoga Allah mengampuni dosa-dosa Bunda ini. *Aminnn*

Setelah dari jabal magnet kami langsung pulang ke hotel dan persiapan shalat dhuhur. Alhamdulillah Allah memberi kekuatan bagi Bunda untuk tetap kuat menjalankan ibadah shalat di masjid Nabawi. Setelah makan siang, kami langsung istirahat. Alhamdulillah demam Bunda sudah berkurang hanya tinggal nyeri tenggorokan saja.

Shalat ashar, maghrib dan isya alhamdulillah bisa dikerjakan dengan lancar oleh Bapak-Bunda dan Shafiya. Setelah shalat isya kami berkumpul dan makan malam di hotel. Sempet-sempetnya habis dinner Tante Nita ajakin Bunda ke penjual -parfum. Hehehe..Parfum 10 Riyalan..tapi wanginya lumayan kok.

Habis makan malam...pak Zulman mengajari mengenai pemakaian baju ihram untuk pria dan syarat-syarat ihram untuk pria dan wanita. Iyaa..!! Insha Allah besok siang kami ke Makkah untuk melaksanakan UMROH. Mudahkan kami ya Allah....

Untuk diingat:
1. Gelar kota Madinah adalah Al Munawwarah yang artinya kota yang bercahaya. Madinah masih punya 93 nama lainnya. 2. Masjid Nabawi semula adalah lahan untuk mengeringkan korma milik dua anak yatim: Suhail dan Sahal bin Nafi', kemudian lahan ini dijual kepada Rasulullah dan dibangun dalam dua kali pembangunan. Pertama pada tahun 1 H (622 M) seluas 31.5 x 27m2 dan kedua setelah penaklukan Khaibar tahun 2 H (623 M) seluas 45 x 45m2. Lalu pada jaman Raja Fahd bin Abdul Azis, dilakukan pembangunan dan perluasan hingga saat ini mempunyai luas total 400.500m2 dan mampu menampung satu juta jamaah. 3. Pintu masjid Nabawi terdiri dari: pintu Timur (bab Ali Ustman / Bab Nabi karena Nabi SAW masuk dari pintu tersebut, dinamai juga Bab Jilbril), Pintu barat dinamai Bab Ar Rahmah, pintu selatan di arah kiblat dinamai Bab Ali Umar yang terletak antara tempat Rasulullah SAW menunaikan shalat dan kamar Nabi SAW. 4. Mimbar Nabi SAW Rasulullah SAW bersabda.." Wa mimbari ' ala haudhi" yang artinya " Dan mimbarku itu ada di kolamku (di akhirat nanti)" Mimbar ini awalnya dibuat oleh sahabat Nabi dan terbuat dari sebatang pohon kurma, namun pada kekalifahan Turki Ustmani yang dipimpin Sultan Murad Al Ustmani pada tahun 998 H (1593 M) beliau mengirim mimbar yang terbuat dari marmer sehingga menjadi salah satu keajaiban dunia pada zamannya. Mimbar ini yang sampai sekarang bisa kita saksikan (di bagian laki2) di masjid Nabawi. 5. Raudhah Nabi SAW bersabda: " Maa baina baitii wa mimbarii raudlotun min riyaadlil jannah". Artinya: " Tempat yang ada di antara rumahku dan mimbarku adalah suatu taman dari taman taman di Surga." Sekarang ini Raudhah ditandai dengan warna karpet yang berbeda yaitu karpet berwarna putih kehijauan. 6. Rumah Rasulullah SAW Sejarawan As Samanhudi mengukur luas kamar / rumah nabi, ternyata panjangnya sejumlah 10 2/3 hasta di arah selatan dan di utara sejumlah 10 5/12 hasta. Lebar dari utara ke selatan 7 5/8 hasta. Tebal dindingnya 1.5 hasta kecuali di sisi timur berjumlah 1 3/8 hasta. 1 hasta = 45 cm. Batas-batas rumah Rasulullah: Utara: bersambung dengan rumah fatimah r.a (putri beliau) Selatan: Ada jalan yang memisahkan dengan rumah Hafshah binti Umar bin Khattab Timur: tempat shalat jenazah Barat: Masjid Nabawi 7. Maqam Baqi Terletak di tenggara Masjid Nabawi dan disini banyak para sahabat dan keluarga Rasulullah dimakamkan. 8. Masjid Quba Pertama kali dibangun Rasulullah SAW setibanya dari Makkah. Keistimewaan masjid ini adalah barang siapa yang shalat dua rakaat didalamnya maka pahalanya sama dengan pahala mengerjakan umrah. 9. Jabal Uhud Terletak 3 mil dari Madinah di sebelah utara dan merupakan gunung batu yang besar sekalo dan warnanya cenderung merah serta memanjang dari arah timur ke barat sekitar 10 km. Di Jabal Uhud terjadi perang Uhud antara kaum muslimin dengan musyrikin Makkah pada tahun ketiga hijrahnya Rasulullah SAW. 10. Masjid Qiblatain Disebut dua kiblat karena di masjid ini Rasulullah melaksanakan shalat dengan dua kiblat. Saat itu Rasulullah mengunjungi Ummu Basyar, lalu Ummu Basyar membuatkan makanan untuk Nabi SAW. Kemudian datang waktu shalat dhuhur. Ketika shalat dua rakaat pertama beliau menghadap ke baitul Maqdis, kemudian beliau diperintahkan Allah untuk mengubah kiblat ke arah Ka'bah. Maka Rasulullah pun pada dua rakaat terakhir berputar menghadap Ka'bah. 11. Masjid Tujuh (Perang Khandaq/Parit) Asal masjid ini adalah pos-pos pengintaian yang dibangun sepanjang parit pada tahun kelima Hijriah,maka untuk mengenang kemenangan kaum muslimin dibangun masjid tujuh dengan nama nama: Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq, masjid Umar bin Khattab, masjid Utsman bin Affan, masjid Ali bin Abi Thalib masjid Salman Al Farisi dan masjid Al Fatah serta masjid Fatimah. 12. Adab ziarah ke makam Rasulullah SAW Rasulullah bersabda: - " Siapa yang berziarah kepadaku sepeninggalku, maka ia seakan-akan mengunjungiku semasa hidupku." - "Siapa yang memperoleh keluasan tetapi tidak berziarah kepadaku, maka ia telah bersikap kasar kepadaku." - "Siapa yang datang berziarah kepadaku, yang tiada kepentinga lain selain berziarah kepadaku, maka Allah SWT akan menjadikan aku sebagai pemberi syafaat kepadanya." Ketika berziarah sebaiknya memperhatikan hal hal berikut ini - Memperbanyak shalawat kepada Rasulullah SAW selama perjalanan ke Madinah. - Mandi, memakai wewangian dan mengenakan pakaian paling bersih - Santun dan tidak takabbur - Setelah masuk masjid Nabawi segera shalat dua rakaat (terutama di samping mimbar). - Pergi ke makam Rasulullah dan berdiri pada bagian wajahnya lalu mengucapkan salam kepada Rasulullah SAW. - Kemudian pergi ke Raudhah dan shalat sunnah di tempat itu dan berdoa. - Setelah selesai keluar dan menuju maqam Baqi untuk berziarah ke keluarga dan sahabat Rasulullah SAW.






Thursday, May 08, 2008

Saatnya kami pamit...:-)












Rasanya...sudah saatnya sekarang kami sekeluarga pamit..

Bukan..bukan karena koneksi internet di rumah yang timbul tenggelam..(huh!! STARONE !!!)
Bukan karena kesibukan kami yang bertambah..

Tapi...Insha Allah tanggal 12 mei-22 mei ini kami KELUARGA ZULKARNAIN Insha Allah akan menjalani ibadah umroh.

Maka...

Labbaik Allahumma labbaik....

Akan kami penuhi panggilanMu, Ya Allah...

Mudahkan lah jalan kami..

Lancarkanlah langkah kami.. Menuju Baitullah..
Untuk luruhkan semua dosa yang mengerak di dada kami..

Untuk membasuh semua kesalahan - kesalahan kami..

Untuk bersimpuh dan bercurhat kepadaMu di depan Multazam..

Ya Allah...Labbaik..Allahuma Labbaik..

Kami datang hanya untukMu..


Mohon doanya ya temans...:-)
Semoga perjalanan ibadah kami kali ini lancar dan dimudahkan olehNya.

Mohon maaf apabila kami banyak kesalahan baik yang sengaja maupun yang tidak disengaja.


Wassalam


P/S: gambar kabah diambil dari qitori.wordpress.com

Wednesday, April 23, 2008

CAMPUR SARI








Nah...diatas itu adalah foto-foto Shafiya saat mengikuti outbound beberapa waktu yang lalu. Outbound ini yang mengadakan adalah TK Al Hikmah II Surabaya dalam rangka Family Gathering. Diadakan di Perumahan Citra Harmoni. Ceritanya bisa dibaca di postingan sebelumnya yaa.

Kang Luigi pasti tambah kangen ama Alif dan Abigail deh..setelah liat foto ini..hihihiy. Semoga keinginan membawa mereka outbound itu cepat bisa terlaksana ya Kang. Amin.

Lama juga nih Bunda gak apdet. Soalnya memang bener-bener sibuk dan banyak tugas minggu ini. Tanggal 14-18 April ini, Bunda memang mengikuti LOKAKARYA PEKERTI (kayak pelatihan cara belajar mengajar, micro teaching dan cara bikin soal ujian) untuk dosen-dosen baru di UNAIR. Pelatihannya jam 8-16, mana banyak banget pula tugas-tugas paper worknya. Huhuhuhu...jadinya deh nyampe rumah teler dan bangun tengah malem ngerjain tugas....*berasa kuliah lagii*.

Yang lucu pas tugas presentasi MICRO TEACHING waktu hari Jumat. Pas hari kamisnya udah bikin power point (tapi konsentrasi terbelah dua karena sabtu paginya Bunda diminta presentasi juga tentang update on LASIK di Surabaya Eye Clinic). Duuhhh...mana yang diprioritaskan nih..kayaknya keduanya sama pentingnya. Akhirnya yang digarap ya micro teachingnya dulu..secara yang LASIK kan masih sabtu.

Pas bingung..mau pakai metode apa untuk "cara mengajar" di MICRO TEACHING...eh..dokter Ngocol ini (alias dr. Riva) memberi saran..."pakai gaya presenter SILET aja Ros pas kamu praktek presentasi MICRO TEACHINGnya" Wakakakaka...

Jadinya gini nih...*jalan ke depan ruang kuliah dengan langkah tegas* "PEMIRSAAA..."

" Adakah LOKAKARYA ini memberikan manfaat untuk kitaaaa"

" Ataukah ada maksud dibalik LOKAKARYA ini..*

"Saya...Rozalina..akan membahas untuk Anda dalam episode SILETT pekan ini" *dengan mata sinis...*

Wakakakakka...sumpeh dah..Bunda pas presentasi di depan setengah ngempet pingin ketawaaaa kalau inget-inget ini...

Ah..si Dokter Ngocol...nantikan yah! Buku keduanya...judulnya CADO CADO...alias Catatan Dodol Calon Dokter...heheheh. Berisikan pengalaman belio saat menjalankan studi profesi di Fak Kedokterannya dulu.

Nah, melihat fenomena dokter Ngocol yang heibad ini, mustinya orang yang pernah ngebuzz Bunda dan bilang Bunda as a dokter yang "sempet - sempetnya online" as if Bunda dokter yang pengangguran..harusnya sadar dong!
Dokter juga manusia..perlu social life..mengembangkan hobby (menulis misalnya) dan lain-lain.
Jangankan Bunda yang cuma ngeblog, jualan jilbab dan pulsa, pemateri di sebuah kajian muslimah, moderator di forum blogger family, dan pengisi rubrik fit di BZ online magazine...hihihihiy..banyak yah!!

Lihat dong, Riva malah udah nulis dua buku!!! yang bukunya malah diluar bidang kedokteran. Jadi...jangan skeptis bilang dokter yang online pake YM itu pengangguran yaa. YM mah sekarang bisa online dari mana aja termasuk dari kamar operasi..lha wong koneksinya bisa liwat HP/ TREO/ BLACK BERRY.


OK..enough ngomelnya....

Oya, mau cerita lagi..Syaffa sekarang udah bisa berenang tanpa pelampung! Dia baru bisa gaya katak sih..tapi lumayan juga les berenang 7 kali udah bisa gaya katak tanpa pelampung di kolam sedalam 1,5 m. Pinginnya sih video Syaffa bisa berenang ini Bunda aplod di you tube supaya yang lain bisa liat. Tapi gak boleh sama Bapak.

Jumat besok Syaffa akan pentas PARADE UMMI..yaitu pentas mengaji anak-anak di TKnya. Insha Allah Syaffa mengaji lancar ya Nak...

Sabtu dan Minggu ini Bunda dan Bapak akan mengikuti PARENTING SKILL CLASS di SMA Al Hikmah..insha Allah nanti akan di sharing materi-materi yang bermanfaat.

OK deh...segini dulu...kita sambung lagi minggu depan di gelombang yang sama..wakakaka.

Sunday, April 06, 2008

Kegiatan Wiken ini

Sabtu kali ini seru sekali. Karena TKIT Al Hikmah, tempat Shafiya bersekolah mengadakan acara family gathering di Club House salah satu perumahan di wilayah TROSOBO. Acara family gathering kali ini berupa outbound untuk anak-anak dan orang tuanya.

Pagi-pagi banget Syaffa udah bangun dengan bersemangat. Setelah shalat subuh dan mandi lalu sarapan dan siap-siap berangkat deh.

Pheew..ternyata untuk sampai di lokasi memakan waktu yang cukup lama lho. Selain jaraknya yang hampir 25 km-an dari Surabaya, jalan kesana itu sangat rawan karena banyak banget trek-trek yang ugal-ugalan. Sport jantung dah pokoknya.


Anyway...setelah sampai di CLUB HOUSE, kami langsung disambut guru-gurunya Syaffa. Dapat scarf, snack dan minum. Lalu tepat jam 8 pagi, acara outbound dimulai deh.

Kami dapat kelompok D, jadi wahana pertama yang harus dimainkan adalah ELVIS BRIDGE. Jadi di ELVIS BRIDGE ini, anak disuruh jalan di seutas tali sambil berpegangan pada pita2 di atas si anak. Sementara orang tuanya juga disuruh seperti itu. Wakakakka. Yang ada si anak2 dengan lincahnya jalan di atas tali sementara sang ortu ketakutan antara takut jatuh dan takut talinya jebol. Wakakakak.

Permainan kedua Bottle Exercise juga dimainkan orang tua dan anak, terus permainan ketiga BOX dimainkan hanya oleh orang tua. Alhamdulillah ketiga permainan ini dilewati dengan lancar.

Permainan keempat ini yang ditunggu-tunggu oleh Syaffa, yaitu FLYING FOX ! Syaffa menuju ke tempat helm dan pakai "sabuk pengaman". Wah..Bunda dan Bapak sangat bangga karena Syaffa berani! Syaffa sebelumnya gak pernah naik FLYING FOX lho padahal. Ini yang pertama kalinya. Tapi sebelumnya Syaffa udah sering baca2 di buku "ASYIKNYA OUTBOUND" karangan Aini (salah satu buku KECIL KECIL PUNYA KARYA). Jadi begitu melihat bentuk nyata dari FLYING FOX..maka Syaffa langsung semangat deh. Teman2 lain juga semangat, walaupun banyak juga yang nangis ketakutan (padahal cowok lhoooo).

Setelah melewati 8 wahana outbound (baik di dalam dan luar lokasi club house), anak2 pun diminta istirahat untuk lunch break. Eh..dasar bocah2...ngelihat air di kolam renang ya mana bisa anteng duduk manis sambil makan. Dimulai dari Darryl, temen sekelas Syaffa yang njebur ke kolam renang, wah...serentak anak2 lain mulai dari play group sampai TK B ya melu njebur!! Dengan pakaian lengkap semua. Wiuiiihhh...mau ngelarang ya sudah ndak bisa. Hehehehe.

Tapi..lihat anak2 main dengan happy-nya. Ceria...teriak2 kegirangan..main luncuran dengan hebohnya...rasanya ikutan seneng...:) Alhamdulillah..

Pulang dari outbound...eh..si Syaffa gak ada capeknya. Gak tidur siang blaaass loh. Malah kita semua ikutan ke SuperMal Pakuwon untuk jalan-jalan sama Abdil dan Abrar sepupunya Syaffa.

Di Pakuwon, Syaffa minta main window art. Itu lho..yang mewarnai dengan pasir warna, atau dengan cat warna. Bunda pikir...lumayan lah untuk melatih motorik halusnya. Setelah tadi di outbound melatih motorik kasar...sekarang giliran motorik halusnya yg dilatih.

Alhamdulillah Syaffa udah mulai halus mewarnainya. Cuman..pas di tengah asyik2 nya mewarnai..lha kok ketumpahan es teh. Hihihihihiy..Bunda teledor juga naruh es tehnya. Akibatnya pas di oven..gambar princess Bellenya jadi berbenjol-benjol. Untung aja mbak penjaga counternya baik banget. Syaffa boleh ulang mewarnai for free. Makasih ya mbak..

Hari minggunya kita beberes rumah. Maklum gak punya asisten. Memang sengaja gak pingin punya asisten. Males makan ati. Biar begitu, bukan berarti malah menghemat lho..hehehehe. Biaya rumah tangga sih sama aja dengan menggaji seorang/ dua orang asisten. Lha wong..misalnya kayak cuci baju....ya gak mungkin lah Bunda gak pake mesin cuci kan? Terus makan ya pesen rantangan. Tapi..enaknya...nggak makan ati. Males aja ada "orang asing" keliaran dalam rumah kita. Tapi..ya lain rumah lain pemikiran sih..
Nah..kebetulan juga di rumah orang tua Bunda juga lagi gak ada asisten. Kalau dirumah Ompung mah..keberadaan si assiten adalah sebuah keharusan. Lha wong rumahnya gede *kalau bunda kan rumahnyan tipe 4L..heheh..eh..tapi biar gitu rumah sendiri lhoo:p*...dan ada tiga orang yang nge-kost. Jadi udah dua bulan ini krisis asisten ya berasa banget. Maka itu Bunda-Bapak dan Shafiya lagi tinggal di Kendang Sari lagi nih. Sambil bantu-bantu orang tua.

Masak orang tua kerepotan denga urusan rumah tangga, kita gak mau bantu. Mana Bunda satu2nya anak perempuan beliau lagi. Ya sudah..kita tinggal lagi dan bantu urusan rumah tangga di Kendangsari. Semoga Allah SWT menjaga rumah Pon-Can kami. Amin...

Ya wis..setelah beres urusan bersih bersih. Bunda mengerjakan dua orang pasien di praktek. Iya...walaupun hari minggu, kalau memang diperlukan sih Bunda tetep buka prakteknya kok. Kasian juga kalau orang sakit kan apa ya bisa ditentukan hari kerja aja. Heheheh.

Setelah itu kami pergi ke Carefour BG JUNCTION. Kebetulan memang ada yang harus dibeli dalam jumlah agak banyak untuk keperluan Mei (keperluan apa?? rahasia deh..ntar tunggu aja tanggal mainnya) nanti.

Nah...pas mobil dari arah praban..kan belok ke kanan untuk ke BG junction. Terus emang ngelihat sih pembagian dua jalur yang gak jelas. Ternyata 50 meter kemudian baru terlihat ada papan kecil yang tulisannya baru bisa kebaca setelah di deketin pada jarak 10 meter..yaitu.."R2 dan MPU di jalur kiri"

Woops...langsung deh kita pindah ke jalur kanan (FYI..pas kita berhasil membaca tulisan tersebut, kita belum masuk ke jalur kiri lho..masih sekitar 10-15 meter dari batas jalur kiri).

Eh...ternyata si "wereng coklat" alias mr police langsung aja jalan ke arah mobil kita ( yang udah berhenti dengan manisnya di jalur kanan karena ada lampu merah). Dan seperti bisa diduga...si wereng itu mencoba MENILANG kita!

Langsung aja Bapak mengajukan argumentasi2nya. Si Polisi (bapak Sunarto-dinasnya kantor polisi Bubutan kali yaa..pokoke dia nangkringnya di belokannya BG junction dari praban) pun gak tinggal diam, juga mengajukan argumentasi-argumentasi tapi sayangnya terdengar konyol. Yang terdengar selevel dengan argumentasi Syaffa :p

Karena gak salah, Bapak gak mau diam juga dong. Untung Bunda ingetin..."udahlah Pak..ngapain juga adu argumen ama orang sekelas dia..gak level ah!" Bunda pikir kalau tuh Wereng Coklat memang mau tilang..tilang aja tapi bawa ke pengadilan..! Malas dan gak rela aja keluarin uang buat si Kutu Kupret ini...!

Terus...lama-lama mungkin Ompung gerah juga dan keluarin kartu saktinya...Jreng..jreng..jreng...heheheh..cuma SIM sih..tapi kan ada identitasnya kalau beliau itu memang ABRI (Angkatan Udara).

Langsung aja si Kupret itu diem. Terus berbalik bilang ke Bapak " Nah..gitu pak..makanya jangan emosi aja dong. Kayak bapak ini nih...*nunjuk Ompung* kan tenang..diem.. Jadi Bapak bisa saya lepaskan..tanpa TILANG. Gak perlu kok TILANG-TILANGAN. Orang saya juga cuma mau memberitahu bapak aja kok. Jadi sekarang bapak saya bebaskan TILANG, bukan karena saya respek ama Bapak...tapi karena saya menghargai bapak ini *sambil tunjuk ompung*"

Dalam hati Bunda sih pingin ngomong.." Dasar Kutu Kupret...lha yang lo tadi keluarin apa bukan BUKU TILANG??? Lu bilang gitu kan karena Lu takut Bapak gw ABRI..." Dasar!!!

Bapak yang udah gondok banget pingin aja bilang..."Pak..saya gak butuh deh respek Bapak" tapi Bapak udah langsung di kode-kode oleh Ompung untuk gak melanjutkan pembicaraan dan yah..setelah basa basi kita meluncur deh ke BG JUNCTION.

Huh...sebel..! Bikin suasana gak enak aja! Pak Polantas..memang sih..kita sadar...nyari duit di Indo jaman sekarang emang susah benerrr. Tapi..bukan berarti kita mengHALALkan segala cara kan untuk cari rejeki.

Cari rejeki mah yang HALAL HALAL aja lah pak.. Kalau rejeki pak pol sumbernya haram semua...dimakan anak istri mah jadi gak barokah..percaya deh..

Buat yang baca..kalau anda atau pacar anda..atau suami /istri anda..atau orang tua /mertua anda ternyata POLISI..saya minta maap. But this is reality..

Sebel..deh..


P/S: foto2 outbound nyusul yaahh..masih harus pinjem card reader karena fotonya pakai HP. Camdig Bunda...habis batere...:)

Wednesday, April 02, 2008

PUYUH BAKAR dan CIPIKA CIPIKI


Assalamualaikum semuaa...

Waduh..lama juga nih Bunda gak apdet. Sebenarnya sih gak sibuk sibuk amat. Cuma..koneksi internet dengan STARONE rada-rada trouble belakangan ini. Jadi sebel deh.
Mana Bunda udah tergantung banget ama yang namanya internet connection. Soalnya selain ada bisnis online yang INI dan ITU, Bunda juga kan perlu browsing paper untuk keperluan research maupun bikin artikel ilmiah.

Jadi enaknya pakai provider apa ya yang bagus tapi juga murmer...hehehehehe.*maunya*
Tolong info yaa..pinginnya sih yg bisa mobile karena kadang kita online dari rumah Pondok Candra tapi kadang yang dari rumah Kendangsari.

Well...cerita cerita dulu ah..apa yang terjadi minggu ini..??!! Wakakakak.

Sebenarnya sih gak banyak kegiatan keluarga Zulkarnain minggu ini. Ritual aja biasa. Apalagi Sabtu dan Minggu kemarin emang ada symposium WORLD GLAUCOMA DAY di Fakultas Kedokteran UNAIR.

Cuma...jadi pingin cerita yang pas ke Yogya beberapa waktu yang lalu itu ah. Jadi sore-sore selepas kita jalan-jalan di AMBARUKMO PLAZA *yaelah...jauh jauh ke Yogya perginya ke Mall lageee...mall lageee....* kita kembali ke penginapan (kita menginap di salah satu hotel di Jalan Dagen), nah on the way ke hotel, di Jalan SosroWijayan Bunda tertarik dengan papan iklan sebuah tempat pijat refleksi yang sangat "eye catching"

Tempat pijat refleksinya namanya KAKIKU. Bunda langsung ajak Bapak masuk ke tempat itu. Terus tanya-tanya...wah...ternyata pijet refleksinya kok lebih murah dari di Surabaya lho.
Di KAKIKU pijet refleksi selama 90 menit seharga Rp. 30.000 (kalau mau kamar VIP- sekamar cuma 2 orang tambah Rp. 5000).
Asyiiikkknya. Terus..ditawarin lagi sama mbak nya, bahwa kalau kita mau body scrub seluruh tubuh bisa pakai cream scrubnya BALI ORGANIC SCRUB cuma tambah seharga Rp. 25.000 untuk 90 menit.

OK deh...Bunda langsung pilih yg + body scrub. Cium cream scrubnya yang aroma green tea aja udah wangi banget. Abis rendam kaki pake air anget..langsung deh ke tempat treatment.

Wah....Alhamdulillah. Badan berasa seger banget. Wangi dan bersih. Kata Bapak, refleksinya juga OK deh. Setelah 90 menit dimanjakan...eh..perut jadi laper. Terus keingetan salah satu posting di milis JALAN SUTRA, tentang OSENG OSENG MERCON.

Dasar penggila sambal...bukannya ketakutan malah pengen banget makan OSENG OSENG MERCON yang konon kabarnya jumlah cabai rawitnya 10 % dari jumlah dagingnya. Jadi kalau dagingnya 1 kilo, maka cabai rawitnya yg dipakai adalah sebesar 1 ons.

Okeh..dengan semangat 45 kita ke Jl. KH Achmad Dahlan yang taunya cuma sepelemparan batu (tapi yang ngelempar BUTO IJO). Cari-cari OSENG OSENG MERCON Bu Narti..lha ternyata cuma kayak warung biasa. Tapi rame banget.

Bunda dan Bapak langsung pesen oseng-oseng mercon dan Shafiya dipesenin puyuh bakar. Tapi...dipikir2 kok lebih tertarik puyuh bakarnya ya secara burung puyuh susah didapetin di Surabaya, akhirnya kami memesan 3 puyuh bakar dan 1 oseng2 mercon.

Suapan (pake tangan soalnya) pertama agak takut-takut ambil Oseng-Oseng Mercon yang merah menggoda. Tapi...ah...coba aja deh..Bismillahirrahmanirrahim..walah..lha kok manis. Ora kroso pedes-e blass..!

Bapak ternyata juga merasakan hal yang sama. "Nggak pedes kok..malah manis!" kata Bapak.

Wah...opo gara-gara harga cabe mahal terus mereka mengurangi jumlah cabenya...atau memang lidah Bapak dan Bunda yang udah kebal yaa...wakakakkaa..

Anyway...PUYUH BAKARnya JUARA!! Dagingnya gurih dan empuk. Tulangnya kriuk-kriuk bisa di kremuss. Yummy!!

Akhirnya Bunda memutuskan untuk beli PUYUH BAKAR Bu Narti sebagai oleh-oleh.

Cuma...seperti biasanya warung-warung lesehan, kita harus check harga. Sebelum order..check harga dulu. Setelah makan-mau bayar...cek hitungan si penjual. Orang Bunda makan berempat (sama pak Supir) plus bungkus puyuh bakar 15 ekor untuk oleh-oleh (dimana 1 puyuh seharga Rp. 5000) kok dihargain Rp. 156.000?? Mahal amat??

Usut punya usut...setelah Bunda lihat dong rincian harganya * hehehehe* si pemilik warung salah hitung!! Jadi sebenarnya totally cuma sekitar 90 ribu aja.

Besoknya Bapak presentasi di simposium "MOLECULAR TARGETED THERAPY" dengan judul penelitian

PIVOTAL ROLE REELIN SIGNALING PATHWAY IN THE DEVELOPMENT OF TOLERANCE TO MORPHINE-INDUCED ANTINOCICEPTION

karena tertarik dengan temanya- Bunda jadi ikutan deh registrasi simposium itu. Ada tentang retina degeneration soalnya. Mau gak mau..Shafiya juga ikutan simposium (tapi ya ndak bayar registrasinya). Jadi peserta termuda..heheheh..

Masuk deh kita bertiga di auditorium pasca sarjana UGM. Sepuluh menit pertama Shafiya masih anteng. Belum bosen baca buku-bukunya. Habis itu...mulai deh bertingkah.

Pembicara Jepang : "Bla..Bla...Bla...drugs targeted at G protein signals.... G P T (terdengar
sebagai Ji Pi Ti)..bla..bla..bla.."

Shafiya: "Bunda...apa itu CIPIKI??"

Rupa- rupanya Shafiya mendengar GPT (JIPITI) sebagai CIPIKI

Bunda: "CIPIKI apa sih Nak?"

Shafiya: "Itu Professor Jepangnya bilang CIPIKI. Apa sih? CIPIKA CIPIKI yaaa??"

Bunda: *gubrakkksss*

Wakakkakakaka..

Ada-ada aja.

Oya, kemarin minggu Shafiya seperti biasa les renang dan..alhamdulillah udah bisa lepas pelampung. Dia kuat lho berenang 20 kali lebar kolam dengan gaya katak dan bebasnya. Alhamdulillah.

Gitu aja deh posting kali ini.

Ngiler lihat fotonya si PUYUH BAKAR?? Bunda ambil dari www.ariep.multiply.com

Tot Ziens !

Friday, March 21, 2008

Singapore Course and Bakar Bakar...

Alhamdulillah Bunda sudah kembali dari Singapore. Shafiya dan Bapak tentu saja senang sekali. Bahkan Shafiya sampai cerita-cerita gurunya saking excitednya bahwa selasa itu akan dijemput Bunda pulang sekolah.

Yah..Bunda memang mengikuti course singkat di Singapore National Eye Center berkenaan dengan LASIK dan PHACOEMULSIFICATION Course. Kebetulan aja kedua course ini berlangsung bebarengan dengan SNEC 18th Anniversary International Meeting, jadi Bunda bisa dapat benefit dengan bisa mengikuti berbagai symposium lainnya. Alhamdulillah.

Nothing much to say..as always kalau course ya jadwalnya padat banget (Jam 7.30-19.00--pulang-pulang teler banget :p). Tapi yang ini super duper padat. Sampai-sampai yang biasanya masih bisa ketemuan ama Flona dan Febi, eh kali ini bener-bener gak sempat ya.. Insha Allah deh ada rejeki kita akan dipertemukan lagi. Amin.

Rasanya mau cerita tentang coursenya ya bosen banget secara ini blog keluarga bukan blog khusus dokter mata :p, tapi yang lucu tuh hari pertama (belum mulai course-masih baru aja datang). Pas siang Bunda dan kawan-kawan keluar cari lunch di sekitar penginepan. Terus makan deh di sebuah kedai makan Melayu gitu. Asli porsinya gede banget. Tapi soal rasa sih jauh sedep masakan INDONESIA ku tercintah! Gak ada sedep-sedepnya blas..malah sambel aja manis.

Nah..setelah itu..mumpung masih free, jalan-jalan deh ke TAKASHIMAYA. Di TAKASHIMAYA, badan mulai berasa gak enak..tapi bukan demam, bukan flu. Gak tau apa ya..pokoke nggak enak ajalah. Anyway..semangat jalan-jalan tetep ada. Lihat-lihat watson, keliling supermarket nya TAKASHIMAYA. Lama-lama kok dunia berasa muter yaaa..terus lha kok keringetan sih di mall yang ber AC gini, tapi keringatnya itu keringat dingin..tangan dan kaki jadi anyeppp banget.

Jalan sih masih kuat tapi kayaknya mesti duduk nih..Akhirnya Bunda duduk (sementara yang lain masih asyik window shopping dan shopping beneran) di bangku dan mulai cari-cari permen di tas. Berasa pusing sih nggak..cuma perasaan ringan dan berputar di kepala dan keringat dingin + tangan dan kaki dingin ini mengganggu banget. Bunda memang sering keliyengan kalau kecapekan.

Dikasih permen manis, juga gejala-gejala ini gak berkurang. Ah..masak sih kurang makan? Orang di lounge airport Juanda pas mau naik pesawat udah breakfast. Lunch tadi makan (walau gak enak) tapi kan sudah makan yang proper. Jadi kepikiran apa ini suatu tanda hypoglycemia (kekurangan kadar gula darah yang akut), terus kebayang kalau pingsan gimana di negeri orang nih...mana yang lain entah kemana lagi (lagi pada asyik liat-liat). Akhirnya melelehlah air mata Bunda, nangis diem diem..kebayang Bapak ama Shafiya. Terus SMS ke Bapak dan sambil terus menguatkan diri untuk jalan cari minuman manis.

Alhamdulillah ketemu teman Bunda dan ditawarin minum 1-2 sendok madu. Beliau ini memang konsumen madu sejati-kemana-mana pasti bawa madu. AJAIB !! setelah meneguk 1 sendok makan madunya. Perlahan-lahan badan rasanya mulai anget dan tangan dan kaki yang dingin jadi anget lagi. Perasaan ringan dan berputar di kepala jadi perlahan-lahan hilang.

Terus Bunda kembali ke penginepan duluan, oles-oles minyak kayu putih di telapak kaki dan tangan. Pake kaus kaki-minum Habatussauda dan tidur.

Subhanallah..memang sehat itu suatu karunia yang sangat besar ya. Puji syukur patutlah senantiasa kita ucapkan atas kesehatan kita. Bayangkan..sedikit aja nikmat itu dicabut..maka kita sudah tidak kuasa lagi menahannya. Terima kasih ya Allah. Semoga rasa sakit itu dapat menghapuskan dosa-dosaku yang kian menumpuk ini. Amin.

Keesokan harinya Alhamdulillah sudah tidak ada masalah lagi. Demikian juga sampai akhir course (hari ke-6) semua berjalan lancar.

Pulang ke Indonesia, besoknya langsung masuk kerja. Eh..habis itu long wiken sejak kamis sampai minggu. Wah..Alhamdulillah nih..bisa istirahat. Pas hari kamis kebetulan ada pasien yang kasih ikan segar dari Lamongan. Beliau memang pengusaha pelelangan ikan. Bunda dibawakan ikan ayam laut. Bentuk nya lucu--kulitnya keras, tapi daging nya bener-bener mirip daging ayam lho rasanya. Ada yang pernah lihat bentuknya nggak? kayak gini nih..

Image Hosted by ImageShack.us


Karena ikan ayam yang dibawakan Ibu pasien tersebut banyak sekali jumlahnya (lebih dari 25 ekor) dan kebetulan juga kamis ini kan libur. Jadi deh kita adakan acara bakar-bakar ikan. Wong bahannya juga udah tersedia semua. Tinggal beli tahu dan sayur untuk lalapan.

Pagi-pagi, Bunda diantar Bapak ke Pasar Pucang untuk membeli persiapan BBQ ikan termasuk arang dll. Eh..arang kayu gak ada, adanya arang kelapa. Yah..bakal susah nih bikin apinya. Bener aja! Ternyata membikin apinya aja hampir 2 jam sendiri! Untung mulai dari pagi..heheheh.

Tapi ternyata usaha tak kenal lelah dari Bapak gak sia-sia. Ikan Bakarnya ludes habis dalam sekejap! Hao Jie Sen Jing Bing (artinya: Enak Gilak!) hihihiyy. Bahasa mandarin yang ngaco abis!!! Bener gak tuh Flo..??!! Walaupun bumbunya kira-kira dan sederhana banget tapiiii habis gak ada sisa.

Untuk resepnya bisa dilihat di BLOG DAPURNYA Bunda nih...The Zulkarnain's Kitchen namanya. Alamatnya di http://www.resep-zulkarnain.blogspot.com

Hehehe..belum ada banyak resep sih disana dan Bunda sendiri bukan jago masak. Tapi Bunda sebagai ibu-isteri tetep pingin memberikan yang terbaik untuk Bapak dan Shafiya. Jadi begitu ada kesempatan utak atik resep (dasarnya sih Bunda suka masak, tapi waktunya aja gak ada) terus Bunda mulai deh bikin dokumentasi resep di blog tersebut. Bukan untuk apa apa sih, cuma lebih pingin mengabadikan. Sapa tau kapan-kapan mau cobain lagi kan gampang. Tinggal buka blog. Selain itu juga ingin berbagi sama temen-temen. Kali aja seleranya sama jadi cocok gitu. Silakan dicoba yaa...

Hari Jumat gak kemana-mana nih. Tapi besok sabtu keliatannya acaranya full deh. Mulai dari bikin pas foto untuk keperluan Mei...(Insha Allah), terus print Poster Bapak untuk Presentasi di International Symposium On Molecular Targeted Therapy di UGM tanggal 25-26 maret ini, lalu fotokopi beberapa dokumen penting untuk acara mei (Insha Allah) dan ke wedding resepsinya Nonik-ku di IPTEKDOK.

Wah..selamat ya Nik..!! Semoga Sakinah Mawaddah Wa Rahmah selamanya. Adem ayem-rukun sampai kaken ninek. Amin. Barakallah...

Ya wislah..Besok-besok Bunda sambung lagi...

Einde

Monday, March 10, 2008

Malang dan Sekitarnya- Trip wiken ini











Alhamdulillah..koneksi internet dengan Starone udah rada-rada mendingan sekarang, jadinya Bunda bisa update blog ini.
Well..well..kemarin pas liburan Nyepi, kami sekeluarga besar ke Malang. Sebenarnya sih karena pingin mengunjungi adiknya Bunda yang lagi tugas di RS SAIFUL ANWAR Malang. Tepatnya bertugas di bagian ilmu kesehatan anak di RSUD SAIFUL ANWAR tersebut, karena sebagai bagian dari program pendidikannya sebagai calon dokter spesialis anak.
Karena stase di Malang cuma satu bulan, jadi kami menyempatkan diri untuk menengok sekaligus wisata dong..hihihihiy. Kamis malam berangkat jam 20.00 dari rumah soalnya nunggu Bapak selesai IELTS Preparation di IALF. Macet banget di daerah lumpur LAPINDO, soalnya long wiken kali yaa. Tapi alhamdulillah jam 23.00 udah sampai di Malang dan kami menuju ke JONA'S HOMESTAY di jalan..apa ya? Pokoke dekat2 RSUD SAIFUL ANWAR lah.

Overall nginep di JONA'S sih not bad ya. Ada breakfastnya, kamar ada yang pakai AC ada yang gak, demikian juga bathroom ada yang di dalam dan ada yang di luar kamar. Tapi...kayaknya homestay itu udah perlu renovasi deh. Bagian2nya banyak yang udah rusak/kumuh. Dengan harga Rp. 125.000 / malam rasanya over price juga. Soalnya ada hotel-hotel di Malang yang menerapkan paket ekonomis Rp. 120.000 / night.
Pagi-pagi jumat bangun langsung deh cari sarapan NASI MADURA Gang SEMARANG. Macam-macam pilihan sayur mayur berkuah + gorengan jerohan seperti babat, limpa, paru dan lidah sapi sungguh menggoyang selera...slruuppp. Makanannya mak nyuss semua. Harganya reasonable kok, yang Bunda rekomen sih lidah sapi nya yaaa..empuuukk banget. Kalau Paru goreng nya sih gak gitu enak..keras soalnya.






Setelah makan di NASI MADURA..kita bergerak ke Batu...seperti biasa...cari susu sapi murni KUD NANDHI MURNI yang terkenal itu. Untungnya karena berangkat pagi..disana masih belum terlalu ramai, tapi menjelang kita pulang udah gak ada tempat duduk lagi saking penuhnya..(padahal tokonya kecil). Bunda dan Bapak nyobain susu anget + madu, while anak-anak (Shafiya dan Abdiel sepupunya minum susu dingin rasa vanila di botol 180 cc). Ompung Mora minum susu kopi, Tante Anggia minum STMJ dan kita juga nyobain Ote-Ote (Bala-Bala) untuk dimakan rame-rame..wah..enak dan empuuk plus udangnya banyak! Kalau perut ayamnya sih standar banget, demikian juga pastelnya.
Susu KUD ini bisa tahan 1 hari di suhu ruangan, 2 hari di fridge dan 4 hari kalau dimasukin ke freezer. Ada rasa melon, coklat, vanila dan strawberry. Tapi buat kami yang favorite ya rasa VANILLA. Selain susu segar, KUD NANDHI MURNI ini juga memproduksi Ice cream, Yoghurt, dan juga susu soya.
Setelah itu kita lanjut ke COBAN RONDO. Ini pertama kalinya Bunda menginjakkan kaki di wisata air terjun COBAN RONDO. Ternyata asyik banget tempatnya. Kalau Bapak, terakhir kesini tahun 1993. Tempatnya asri banget dengan monyet -monyet liar yang berkeliaran. Warung-warung jagung bakar menggoda selera banget nih..jagungnya muda banget! Terus karena masih kenyang kita jalan terus ke area air terjunnya.

Subhanallah...(lihat foto diatas) air terjun yang meluncur dari ketinggian 85 meter tersebut sungguh cantik. Akibat air terjun itu maka titik air membasahi setiap orang yang mendekatinya (jadi serasa hujan gerimis lokal).
Banyak wisatawan lokal maupun macanegara yang ambil foto, tapi karena bahaya longsor jadinya dibikin batas aman untuk berfoto dengan si air terjun ini.
COBAN RONDO berasal dari kata COBAN = Air terjun, dan RONDO = Janda. Asal Usulnya COBAN RONDO ini adalah sepasang pengantin yang baru aja menikah. Mempelai wanita Dewi Anjarwati menikah dengan Raden Baron Kusuma. Sesudah 36 hari (selapan), Dewi mengajak suaminya untuk pergi ke gunung Anjasmoro, namun sebenarnya orang tua Dewi sudah melarang karena baru selapan. Tapi keduanya nekad pergi. Di perjalanan kedunya bertemu dengan Joko Lelono yang ternyata menyukai Dewi Anjarwati. Raden Baron dan Joko Lelono bertempur, dan Dewi bersembunyi di tempat yang ada COBANnya( COBAN=air terjun). Namun baik Raden Baron maupun Joko tewas dalam pertempuran tersebut. Jadilah si Dewi ini Rondo (alias Janda). Karena itu di sebut COBAN RONDO.
Setelah puas di COBAN RONDO dan jam sudah menunjukkan waktu menjelang Dhuhur, maka kami kembali ke Batu agar para pria bisa melaksanakan shalat jumat. Habis jumatan, kami kembali ke Malang dan persiapan balik menuju Surabaya deh. Dalam perjalanan pulang sempat mampir restoran KERTANEGARA untuk makan late lunch dan alhamdulillah perjalanan pulang ditempuh dalam waktu kurang dari 2 jam karena jalanan sekitar LUMPUR-LAPINDO PORONG lancar banget.
Gitu deh acara keluarga Zulkarnain melewati long wiken ini. Kalau kalian gimana?? Share yaaa
Oya, Rabu ini Bunda akan mengikuti beberapa course dalam acara Singapore National Eye Center International Meeting. Insha Allah 6 hari disana. Titip blog ini yaa..
Mohon maaf kalau foto2 rada gak beraturan..maklum aja GAPTEK..tapi..biarin aja lah..
Hihihiy