Monday, June 02, 2014

Sya'ban - Pesona yang terlupakan

Bismillahirrahmaanirrahiim

Dengan mengharap ridho Allah SWT, izinkanlah aku menawarkan diriku untukmu.

Namaku adalah Sya'ban. Mungkin tidak banyak orang yang mengenalku. Namaku bisa saja terdengar sangat asing. Mungkin orang akan mengiraku "sorban", atau lebih parah lagi mengiraku "lakban"...

Sejujurnya, aku merasa iri dengan saudaraku yang telah mendahuluiku dan yang akan menyusulku. Mereka lebih terkenal dariku. Aku iri pada saudaraku yang menyapamu lebih dulu, Rajab namanya. Sementara yang akan hadir adalah yang paling mulia dan indah di antara kami, ialah Ramadhan.

Orang-orang banyak melupakanku. Padahal aku juga dicipta dengan keindahan yang merona dan kebaikan yang menyamudera.

Beruntung, sungguh beruntung nasibku. Rasulullah Muhammad SAW pernah menyanjungku dengan lisannya yang mulia...

"Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu memperbanyak berpuasa (selain Ramadhan) kecuali pada bulan Sya'ban?" begitu tanya Usama Bin Zaid.
Rasulullah SAW pun menjawab, "Itu bulan dimana manusia banyak melupakannya antara Rajab dan Ramadhan, di bulan itu perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa". (HR. Abu Dawud dan Nasa'i).

Ya, aku datang ke hadapanmu. Menawarimu cawan-cawan berisi kebaikan-kebaikan yang besar. Agar matamu berpaling pada pesonaku. Dan mantab memenangkan hatiku.

Ingatkah engkau bahwa Ibnu Rajab pernah berkata berkata: "Puasa dibulan sya'ban lebih utama daripada puasa dibulan-bulan haram, dan sebaik-baik amalan sunnah adalah yang dilakukan ketika dekat dengan bulan suci Ramadhan baik sebelum maupun sesudahnya, maka puasa pada bulan ini kedudukannya seperti sunnah-sunnah rawatib sebelum atau sesudah fardhu dan berfungsi untuk melengkapi jika ada kekukarangan pada amalan fardhu tersebut. Demikian pula puasa sebelum dan sesudah Ramadhan memiliki keutamaan lebih dibanding puasa-puasa lain yang bersifat mutlak atau umum. Oleh karena itu puasa yang dilakukan ketika sudah mendekati Ramadhan lebih utama dibanding puasa-puasa yang dilakukan jauh dari bulan suci ini"?

Uhm... Orang bilang, "tak kenal, maka taaruf". Dan aku ingin sekali engkau mentaarufi diriku. Jauh lebih dalam. Melebihi palung di celah bumi. Temuilah aku. Bahwa aku adalah mutiara yang terpendam. Aku tidak terkenal. Aku pun hanya yang terlupa. Tapi aku tetaplah mutiara yang bersinar. Yang menanti pinanganmu dengan binar.

Sungguh, bila engkau berbuat ibadah bersamaku yang kala itu banyak orang lupa terhadapku, maka menjadi orang yang ikhlas adalah buahnya lantaran kau terlatih oleh kesunyian. Sebab engkau beribadah
bukan karena apa yang mengitarimu. Tapi karena kesungguhanmu untuk menghamba kepada Rabb-mu. Rabb kita.

Kuberharap, buah dari cintamu kepadaku akan segera ranum. Buah yang melahirkan cinta, pada Ramadhan yang mulia.

Ku 'kan setia menunggumu...
Dalam sepi nan syahdu...
Semoga engkau segera berminat meminang kemuliaanku...

Salam Cinta dari Pesona Yang Terlupakan,

@Sya'ban

-Chif El Hamasah-
Galeri Bunda

www.bunda-galeri.blogspot.com

SMS/Whatsapp : 08113419344

Wednesday, October 30, 2013

Sabar Atau Bela Diri ?

Gimana rasanya dicaci maki? Atau, meski tanpa intonasi, tapi ada kata kata yang tajam ditujukan pd kita?

Dua sisi dalam nurani kita rebutan. Satunya membisikkan, "itu kan gak bener, itu nyakitin banget! Sakit banget ngdengernya"

satu lagi ngusap ngusapin jiwa sambil bisik, "sudahlah, toh ndak bener seperti itu, diemin aja. Kelak juga akan terbalas sendiri"

Dalam rasa sakit dan rasa berat nerima, kita tercenung sejenak memikirkan, pendapat siapa yang akan kita ambil.

Apakah membiarkannya? Atau, membalasnya langsung, supaya dia tau rasanya dicaci sesakit itu.

Ya terserah sih, terserah kita juga. Mau pilih duduk duduk sama malaikat atau sama setan?

Yuk ah, kita motivasi jiwa kita agar terus positive, apapun yang terjadi

(ABUDAUD - 4251) : Telah menceritakan kepada kami Isa bin Hammad berkata, telah mengabarkan kepada kami Al Laits dari Sa'id Al Maqburi dari Basyir Ibnul Muharrar dari Sa'id bin Al Musayyab ia berkata,

"Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang duduk-duduk bersama para sahabat sahabatnya, tiba-tiba ada seorang laki-laki mencela Abu Bakar, namun Abu Bakar diam saja.

Laki-laki itu kembali mencacinya untuk yang kedua kalinya, namun Abu Bakar tetap diam. Dan ketika laki-laki itu mencacinya untuk yang ketiga kalinya, Abu Bakar membela diri dan membalas caciannya.

Maka ketika Abu Bakar membela diri, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bangkit. Hal itu menjadikan Abu Bakar bertanya,

"Wahai Rasulullah, apakah engkau marah kepadaku?"

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:

"Malaikat telah turun dari langit mendustakan apa yang ia katakan kepadamu, saat engkau membela diri setan telah mengalahkanmu.
Maka tidak mungkin aku ikut duduk jika setan sudah berperan."

[dari Ensiklopedi kitab 9 imam hadits]

Jadi, kalo ada kejadian seperti itu, jika ada orang yang melontarkan kata kata yang menyakitkan, sebenarnya, SEBELUM kita terfikir untuk membalasnya., malaikat sudah lebih dulu mendustakannya.

(Copas dari Fb Mbak Sayyidah Murtafiah -Mbak Moenk)
Dr Rozalina Loebis,SpM
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Ophthalmology Department Airlangga University

Twitter @RozalinaLoebis

www.rozalinaloebis.com

Sunday, July 14, 2013

Dental visit for kids

Halo Halo....lama gak update blog.

Well...Marhaban Yaa Ramadhan. Ramadhan Mubarak...Ramadhan Kareem.

Selamat menjalankan ibadah puasa yaa mentemen. Semoga Alloh menerima semua amalan ibadah kita di bulan Ramadhan ini dan menjadikan kita orang-orang yang bertaqwa.

Mumpung Shafiya liburan, jadwal kunjungan ke dokter gigi deh. Sebenarnya tiap 3 bulan dia diperiksa dokter gigi UKS sekolahnya. Tapi kali ini sekalian mau bawa Rayyan untuk his first dental check up.

Mumpung ada ASKES ; ) yah..kita manfaatkan deh. Berobat di poli gigi spesialis di RSU tempat Bunda bekerja.

Appointment dengan dokterr gigi spesialis gigi anak, dijanjikan jumat pagi. Ok deh.
Di poli gigi Rayyan awalnya 'takut' untuk diperiksa, tapi sesudah dibilangin bahwa akan naik kursi ajaib yang bisa naik turun, terus ada lampu senter besar, lalu ada cermin ajaib yang bisa lihat gigi. Rayyan jadi excited ! :D

Alhamdulillah hasil pemeriksaan check up gigi mereka baik. Next visit 6 bulan lagi pas liburan sekolah aja :) biar gak ganggu jam sekolah.


Rozalina Loebis

www.bunda-galeri.blogspot.com
www.rozalinaloebis.com

Wednesday, June 26, 2013

Price List Madu Asli Al Wadey

Dear all

Galeri Bunda menyediakan beragam varian produk madu asli Al Wadey.

Keaslian semua varian Madu Al Wadey sudah diuji secara riset laboratoris di laboratorium.

Ada bermacam varian produk sebagai berikut yaaa


1. Madu Anak Balita 500 gr Rp 45000

2. Madu Kelengken 500 gr Rp 58000

3. Madu Rambutan 500 gr Rp 53000

4. Madu Randu 500 gr Rp 45000

5. Madu Hutan Liar 500 gram Rp 40000

6. Madu Hutan Super 500 gram Rp 48000

7. Madu Ibu Hamil Menyusui 500 gram Rp 45000

8. Madu Asam Urat 130 gr Rp 24000

9. Madu Al Wadi Lambung 130 gr Rp 24000

10. Madu Obat Batuk 130 gr Rp 24000

11. Madu Penurun Panas 130 gr Rp 24000

12. Madu Kuat Lelaki 130 gr Rp 24000

13. Madu Wasir 130 gr Rp 24000

14. Madu Anak Balita 200 gr Rp 24000

15. Sari Kurma Alwadi 350 gr Rp 40000

16 Madu Subur Kandungan 130 gr Rp 24000

Bagi yang berminat bisa email di : mail2bunda@gmail.com atau Whatsapp di 08113419344


Dr Rozalina Loebis,SpM
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Ophthalmology Department Airlangga University

Twitter @RozalinaLoebis

www.rozalinaloebis.com

Sunday, June 23, 2013

Honey roasted chicken

Alhamdulillah akhirnya bisa punya oven juga \o/
Kali ini bunda beli merk Kirin KBO 250, dan langsung dicoba untuk bikin......trettetetettt....*drumrolling*

HONEY ROASTED CHICKEN

Bahan

Ayam broiler ukuran 1,1-1,2 kg
(Lumuri dengan bawang putih dan garam)

Bumbu Marinated

Madu (pake madu asli al wadey yg Randu) 100 ml
Bawang putih 6 siung ulek halus
Bawang merah 8 siung ulek halus
Blue Band secukupnya (cairkan)
Garam secukupnya

Ayam di marinated kurang lebih 2 jam (harus > 1 jam supaya meresap).

Tusuk ayam dengan tusukan grill di oven. Suhu 200 derajat selama 20 menit-lalu buka utk diolesin bahan pengoles dan roast lagi 30 menit. Lalu olesi bahan pengoles lagi tiap 20 menit di suhu 180 derajat.
Kurang lebih membutuhkan waktu 2 jam.

Setelah 2 jam, matikan oven dan biarkan ayam di oven selama 30 menit (jangan dicuilin walo memang nampak sangat menggoda :p). Hal ini agar daging ayam tidak kering dan tetap juicy.

Hasilnya.... Juicy, lembut, dan enakkk.. Etapi menurut bunda agak kurang meresap bumbunya :)

Will try again next time untuk dapetin komposisi yang pas meresap merasuk sukma *eh apa sih!* kwwkwkwk

Ini hasillnya disajikan dengan mashed potato :)

Rozalina Loebis

www.bunda-galeri.blogspot.com
www.rozalinaloebis.com

Thursday, June 13, 2013

Rayyan dan Research :)

Assalamu'alaikum WrWb

Beberapa waktu yang lalu Bunda dan Bapak mendapatkan proyek research mengenai product safety dari salah satu farmasi yang memproduksi tetes mata :)

Sebelum dipasarkan diujikan dulu dengan metode khusus di hewan coba (dalam hal ini kelinci).

Walaupun weekend, tetep aja ke lab karena hewan-hewan coba ini harus diperiksa dan diambil datanya. Rayyan? Ikut deh ;)


Dr Rozalina Loebis,SpM
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Ophthalmology Department Airlangga University

Twitter @RozalinaLoebis

www.rozalinaloebis.com

Wednesday, May 01, 2013

Ramadhan Countdown

Apabila para salafush salih sudah gegap gempita menyiapkan dzahir dan batin menyambut Ramadhan sejak 6 bulan sebelumnya, bagaimana dengan engkau wahai ruh dan jiwaku? T_T