Tuesday, December 30, 2008

Lovely Surprised

Malam itu Bunda lagi uring uringan berat..soalnya deadline proposal penelitian. Wuih....yg namanya jurnal jurnal referens, sekaligus laptop dan perangkatnya tumplek blek di kasur..Heheh.
Padahal malem itu malem libur. Shafiya pergi main dengan Ompungnya. Dan Bapak pamit pergi dari siang untuk urus ijin Apoteknya.

Pas menjelang maghrib, bapak pun pulang. Bunda pengen refreshing dulu sambil nyiapin dinner. Eh...belum keluar kamar, Syaffa teriak-teriak manggil Bunda.

Ok deh...Bunda keluar kamar dan Bapak sama Syaffa ternyata lagi ngeliatin sesuatu di ruang tamu. Bunda pun menyusul kesana, terus ngobrol sama Syaffa sebentar.



Setelah itu, Bapak gantian manggil2 bunda. Bunda pun menghampiri Bapak lalu Bapak nanyain sesuatu *Bunda lupa apa..tapi soal sepele* terus Bunda lihat Syaffa mulai senyum-senyum.

Bunda melihat ke arah tatapan Syaffa ternyata...oh...ternyata....sebuah kado kotak berwarna pink melambai-lambai ke arah Bunda.

Bunda pun tersenyum dan segera memeluk Syaffa dan Bapak. Lalu disuruh buka kadonya.

Dannnn...kadonya ialah......treng...treng...treeng..

INI...!

Kata Bapak, semoga kado ini semakin memudahkan Bunda dalam pekerjaan Bunda nantinya.

Makasih ya Bab....Love you.

Dari yang Bete.....jadi Terharu Biru deh.

Terus...tanggal 25 Desembernya..kita ke Malang deh sekeluarga. Nginepnya di hotel Pelangi dan bikin Bday Dinner di Rumah Makan Inggil - Malang.

Doakan yaa...mudah2an di sisa umur Bunda ini, Allah makin menambahkan keridhaanNya atas apa yang Bunda lakukan dan memberi rejeki yang barakah pada keluarga Bunda. Amin

Friday, December 19, 2008

Happy Bday Shafiya!!!

Anakku..
Kami namakan dirimu
SHAFIYA FILDZA NISRINA, Nak,
Karena kami ingin engkau menjadi orang yang berhati suci
dan sebersih mawar yang putih.
Anakku...
Betapa Bapak dan Bunda menginginkan agar engkau bersujud kepadaNya.
Sujudkan badanmu agar engkau termasuk golongan orang-orang ahli ibadah.
Sujudkanlah hatimu Nak, agar engkau menjadi orang mukmin, yang mengimaniNya dengan lurus.
Sujudkanlah pikiranmu agar engkau termasuk golongan ulil albab.
Sujudkanlah jiwamu agar engkau dapar mencapai derajat ihsan.
Sujudkanlah pula harta dan duniawimu, agar tidak pernah mereka menguasai hatimu.

SHAFIYA anakku...
Ingatlah..sesungguhnya harta yang akan menjadi milikmu yang sebenarnya
di Yaumil Qiyamah kelak
adalah harta yang engkau belanjakan di jalanNya.
Setiap keping yang akan engkau jadikan shadaqah, infaq dan zakat
adalah yang akan menjadi pembelamu di hari ketika tidak ada perlindungan
kecuali perlindungan Allah semata.

Anakku...apa yang kami harapkan dari pesan-pesan ini??
Tak lain tak bukan hanyalah agar engkau kelak menjadi orang yang shalihah
Yang memberi bobot kepada bumi ini dengan kalimat Laa illahaillalah..
Bapak dan Bunda hanyalah dua orang yang lemah iman, lemah ilmu dan lemah jiwanya
Tidak ada kekuatan kecuali semata-mata dari Allah SWT.

Besarnya harapan kami inilah yang menjadi kekuatan bagi Bapak dan Bunda
untuk mengasuh dan membesarkanmu.
Sehingga kelak jika engkau menjadi anak yang shalihah,
maka tidak ada yang lebih berharga
daripada doa-doa yang kau panjatkan dengan tulus kepada Allah SWT.
Anakku..
Semoga bapak dan bunda sanggup
mengantarkan engkau menjadi waladun shalihun yad'ulah
yaitu anak shalihah yang mendoakan kedua orang tuanya
Agar Allah membuka pintu-pintu kebaikan yang akan terus menerus mengalir.
Anakku

Selamat Ulang Tahun yang ketujuh
Semoga di sepanjang usiamu yang ada selalu terisi dengan jihad kepada Allah


Penuh cinta

Bapak & Bunda

Thursday, December 18, 2008

Happy Bday Shafiya...



SEUNTAI DOA UNTUK ANAKKU

Anakku..
Kami namakan dirimu
SHAFIYA FILDZA NISRINA, Nak,
Karena kami ingin engkau menjadi orang yang berhati suci
dan sebersih mawar yang putih.
Anakku...
Betapa Bapak dan Bunda menginginkan agar engkau bersujud kepadaNya.
Sujudkan badanmu agar engkau termasuk golongan orang-orang ahli ibadah.
Sujudkanlah hatimu Nak, agar engkau menjadi orang mukmin, yang mengimaniNya dengan lurus.
Sujudkanlah pikiranmu agar engkau termasuk golongan ulil albab.
Sujudkanlah jiwamu agar engkau dapar mencapai derajat ihsan.
Sujudkanlah pula harta dan duniawimu, agar tidak pernah mereka menguasai hatimu.

SHAFIYA anakku...
Ingatlah..sesungguhnya harta yang akan menjadi milikmu yang sebenarnya
di Yaumil Qiyamah kelak
adalah harta yang engkau belanjakan di jalanNya.
Setiap keping yang akan engkau jadikan shadaqah, infaq dan zakat
adalah yang akan menjadi pembelamu di hari ketika tidak ada perlindungan
kecuali perlindungan Allah semata.

Anakku...apa yang kami harapkan dari pesan-pesan ini??
Tak lain tak bukan hanyalah agar engkau kelak menjadi orang yang shalihah
Yang memberi bobot kepada bumi ini dengan kalimat Laa illahaillalah..
Bapak dan Bunda hanyalah dua orang yang lemah iman, lemah ilmu dan lemah jiwanya
Tidak ada kekuatan kecuali semata-mata dari Allah SWT.

Besarnya harapan kami inilah yang menjadi kekuatan bagi Bapak dan Bunda
untuk mengasuh dan membesarkanmu.
Sehingga kelak jika engkau menjadi anak yang shalihah,
maka tidak ada yang lebih berharga
daripada doa-doa yang kau panjatkan dengan tulus kepada Allah SWT.
Anakku..
Semoga bapak dan bunda sanggup
mengantarkan engkau menjadi waladun shalihun yad'ulah
yaitu anak shalihah yang mendoakan kedua orang tuanya
Agar Allah membuka pintu-pintu kebaikan yang akan terus menerus mengalir.
Anakku

Selamat Ulang Tahun yang ketujuh
Semoga di sepanjang usiamu yang ada selalu terisi dengan jihad kepada Allah


Penuh cinta

Bapak & Bunda


P/S : gambar cake didapat dari www.partyrama.co.uk

Tuesday, December 16, 2008

Undangan Pembagian Al Quran Braille......

Ass wr wb

Dear All...

Donasi AL QURAN Braille yang dikumpulkan sejak bulan Agustus 2008 alhamdulillah telah membuahkan hasil dan siap untuk disebarkan ke mereka yang membutuhkan.

Untuk itu kami mengundang seluruh alumni ESQ maupun non alumni ESQ yang telah berpartisipasi dalam WAKAF AL QURAN BRAILLE ini untuk hadir pada pembagian AL QURAN BRAILLE yang akan dibagikan pada:

Hari : Sabtu

Tanggal : 20 Desember 2008

Pukul : 08.00

Tempat : Yayasan Pendidikan Anak Buta - SD (Sekolah Dasar)

Jalan Tegalsari 56 Surabaya

Meeting point : YPAB - Jalan Tegal sari no 56 Surabaya jam 7.30-8.00 WIB

Acara : Pembagian AL QURAN BRAILLE sekaligus mengikuti / melihat pelatihan membaca Al Quran Braille oleh anak2 SD-YPAB

Setelah pembagian AL QURAN BRAILLE di YPAB-SD dilanjutkan dengan pembagian AL QURAN BRAILLE di YPAB SMP di Jalan Gebang Putih no 5 sekitar pukul 10.00 pada tanggal dan hari yang sama, yaitu 20 Desember 2008.

Demikian pengumuman dari saya. Semoga Allah senantiasa meridhai langkah-langkah kita untuk berTOTAL ACTION dan berkenan menghapuskan dosa-dosa kita yang lalu. Amin..

Wass

Saturday, November 29, 2008

Sembelihlah Cintamu...............

Sebuah kisah yang lebih indah dari semua pengorbanan atas nama cinta yang pernah ada di muka bumi ini…

Kisah cinta Nabi Ibrahim pada Sang Maha Segalanya..

Kisah cinta yang penuh dengan ujian, penuh dengan pengorbanan, penuh dengan cobaan. Kisah cinta yang mungkin akan menjadi cobaan terberat yang pernah ada sepanjang jaman…

Karena pengorbanan demi pengorbanan yang dialami oleh Nabi Ibrahim adalah untuk membuktikan cintanya padaNya...

Pengorbanan pertama adalah ketika Nabi Ibrahim diharuskan oleh Allah SWT untuk berhadapan dengan ayahnya dan menyampaikan kebenaran akan ke ESA-an Tuhan. Tentu saja ayahnya, sebagai ahli pembuat patung berhala, marah besar ketika mengetahui anaknya tidak menyembah berhala. Bisa dibayangkan? Andai kita di posisi Nabi Ibrahim, harus bilang ke ayah kita tentang keyakinan kita, yang jelas-jelas bertentangan dengan keyakinan dan mata pencaharian ayah yang kita cintai.. bisakah kita? Bahkan akhirnya bukan hanya dengan ayahnya, tapi juga harus berhadapan dengan kekuasaan raja Namrud yang begitu besar dan juga sekaligus berhadapan dengan jilatan api yang panas.....

Bisa..kah?

Nabi Ibrahim berhasil melakukan itu, karena memang cintanya padaNya begitu besar...

( Dan setelah Nabi Ibrahim membuktikan cintanya, api pun menjadi dingin atas perintahNya. ..)

Oke, kita lihat cobaan yang lain lagi…


Setelah bertahun-tahun tidak mempunyai anak, akhirnya Nabi Ibrahim mendapatkan seorang anak melalui pernikahannya dengan Siti Hajar. Setelah kelahiran anaknya tersebut, Allah kemudian kembali mengujinya dengan memerintahkan agar ia meninggalkan Siti Hajar dan anaknya, Nabi Ismail, di gurun pasir yang tandus. Sebuah ujian yang sangat berat bukan? Istri dan anak satu-satunya harus ia tinggalkan….

Mampukah kita melakukan hal itu?

Meninggalkan istri yang telah memberi anak pada kita ditengah padang tandus seorang diri?

Meninggalkan anak yang begitu kita inginkan kehadirannya di tengah teriknya matahari dan dinginnya angin malam?

Atas nama cinta yang dimiliki oleh Nabi Ibrahim pada Allah… ia pun melakukan hal tersebut... karena memang hal itu adalah wahyu dari Allah langsung...

( Dan setelah Nabi Ibrahim membuktikan cintanya, atas perintahNya, Air zam-zam pun keluar untuk menghidupi kedua orang tersebut, disusul kemudian dengan kedatangan orang-orang untuk bermukim di sekitar mata air zam-zam)

Mau lihat yang lebih hebat lagi?

Ketika akhirnya Nabi Ibrahim bertemu dengan anaknya setelah sekian tahun berpisah, turun lagi wahyuNya, yang meminta Nabi Ibrahim untuk mengorbankan anaknya! Lagi-lagi cinta Nabi Ibrahim di uji. Antara cinta kepadaNya dengan cintanya kepada dunia..

Dan dengan linangan air mata. Nabi Ibrahim pun meletakkan pisau yang tajam di leher anaknya...

Bersiap untuk melakukan segalanya demi pembuktian cintanya pada Sang Maha Kuasa...

Bersiap untuk menyembelih leher puteranya yang begitu ia cinta, demi cinta sejatinya..

Dan saat itulah, ketika Nabi Ibrahim berhasil membuktikan bahwa bagi dirinya, keinginan Allah adalah segalanya.. kembali Sang Maha Pemurah berkehendak. .

Allah menukar Nabi Ismail dengan seekor domba...

Karena sesungguhnya bukan darah Nabi Ismail yang dikehendaki olehNya,

bukan ketakutan Siti Hajar yang dikehendakiNya,

bukan pula tubuh gosong Nabi Ibrahim yang dikehendakiNya. ..

Tapi yang diuji adalah cinta Nabi Ibrahim..

Yang dilihat adalah bagaimana Nabi Ibrahim bisa 'menyembelih' cinta-cinta lain yang ada di hatinya..


Menyembelih cintanya pada harta..

Menyembelih cintanya pada orang lain, termasuk istri dan anaknya

Menyembelih cintanya pada diri sendiri...

Menyembelih cintanya pada dunia dan nafsu...

Sehingga yang ada hanya cintanya pada Allah...

Dan Nabi Ibrahim berhasil membuktikannya. ..

Cintanya hanya untukNya...

Itulah makna Idul Adha yang sebentar lagi akan datang. Bukan sekedar berlomba-lomba menyembelih kambing sebanyak-banyaknya. Tapi juga harus diiringi dengan menyembelih cinta lain yang ada di hati kita...

Itulah pengorbanan yang sejati..

Itulah pengorbanan atas nama cinta yang paling indah..

Ketika kita berhasil mengorbankan cinta dunia, cinta diri sendiri, cinta kepada selain Dia...

Atas Nama Allah....

Karena Allah...

Dan hanya untuk Allah...


...maka kita sesungguhnya telah berhasil meraih cinta sejati...


Mengerjakan semua perintahNya dengan tersenyum..
Menjauhi semua laranganNya dengan ikhlas... itulah cinta sejati...

Setiap orang bisa membuat kisah cintanya masing-masing. ..

kisah cinta yang sejati.. kepada yang Maha Abadi...

Dan malaikat kemudian akan mencatat jalan hidup kita, menjadi kisah cinta yang abadi...

Wassalam,

( Ruli Amirullah)

www.ruliamirullah.multiply.com

Monday, November 24, 2008

Facebook

Duuuhhh..lagi demam facebook nih. Sehari-hari....facebook melulu...jadi lupa deh MP dan blognya :D

Sapa yang belum punya facebook...ikutan deh, asyik banget ketemu teman lama dan baru.

Dan jangan lupa...add saya di dr_rosalina@yahoo.com

:D

See ya !

Thursday, November 20, 2008

PANJI - PANJI ISLAM

Islam itu rahmatan lil alamin bukan?

Kasih sayang Allah lebih luas daripada murkaNya bukan?

Jadi di antara dua kalimat ini, mana yang lebih membanggakan?

“Sudah sekian orang mendapat hidayah melalui saya…”

Atau kalimat ini…

“Sudah sekian orang saya pastikan tidak akan pernah mendapat hidayah….(karena sudah saya bunuh..)”

Tentara-tentara muslim terkenal dengan semangat jihadnya, tak kenal takut dengan berapapun jumlah musuh yang dihadapi, menggunakan taktik-taktik perang yang cemerlang (bukan hanya menyerang maju tanpa strategi). Namun disamping itu, para tentara tersebut juga terkenal dengan sifat santunnya. Para tawanan perang, para penduduk sipil dari daerah yang mereka taklukan, akan mendapat perlindungan penuh…

Apa yang terjadi saat ribuan pasukan muslim mengepung dan akhirnya masuk dan membebaskan kota Makkah yang saat itu dibawah kekuasaan kaum kafir Quraiys?

Pembantaian dengan meng-atas namakan mereka kafir?

Tidak..

Mereka semua mendapat perlindungan penuh..

Dan akhirnya merekapun banyak yang mengucapkan syahadat..

Apa yang terjadi dengan penduduk sipil, yang notabene non muslim, saat Kingdom of Jarussalem jatuh ke tangan pasukan muslim dibawah pimpinan Sultan Salahuddin? Pembantaian dengan meng-atas namakan mereka kafir?

Tidak..

Mereka mendapat perlindungan penuh, baik yang ingin tetap tinggal di sana maupun yang memutuskan pindah..

Tak heran bila akhirnya justru banyak yang masuk Islam karena melihat akhlak pasukan muslim tersebut..

Begitu pula yang terjadi di Spanyol, ketika berada dibawah kekuasaan Raja Roderick, banyak rakyat Spanyol yang pindah ke Afrika Utara. Saat itu Afrika Utara berada di bawah Pemerintahan Islan yang dipimpin oleh Musa bin Nusair. Walaupun kebanyakan dari pengungsi Spanyol tersebut beragama Yahudi dan Kristen, mereka merasakan keadilan, kesamaan hak, keamanan dan kemakmuran di negeri Afrika Utara itu…

Lihat, mereka merasakan keadilan dan persamaan hak..

merasakan keamanan dan kemakmuran…

Walau mereka bukan muslim..

Jadi, mengapa alangkah indahnya..

Jika kita berlomba-lomba menunjukkan pada dunia, bahwa Islam itu pembawa berkah..

Sehingga banyak orang non-muslim kagum terhadap akhlak kita, merasakan kedamaian islam, dan tertarik untuk lebih lanjut mendalaminya….

Dan bukan tidak mungkin akhirnya mereka mengucapkan dua kalimat syahadat karena melihat tingkah laku kita….

Sehingga di akhirat kelak..

Dengan bangga kita bisa berkata.. “Ya Rabb, sudah sekian orang saya sampaikan kebenaranMu. . sudah sekian orang saya sampaikan tentang kasih sayangMu… sudah sekian orang mendapat hidayahMu melalui diriku…”

Jadi teman…

Daripada memastikan hambaNya tersungkur tak bernafas sehingga tidak akan pernah lagi mendapat hidayah, lebih baik berusaha menjadikan hambaNya tersungkur bersujud karena menyadari cintaNya… Ya kan ? Bukankah itu lebih indah?

Selamat menjadi berkah bagi sekeliling….

Selamat membawa panji-panji Islam…

Selamat berlomba-lomba, mengumpulkan sebanyak-banyaknya orang yang akhirnya mendapat hidayahNya melalui kita….

Sebuah hadist mengatakan…“Apabila seseorang mendapat hidayah melalui dirimu, maka hal itu lebih baik daripada apa yang diberikan oleh matahari dari terbit hingga terbenamnya. .”

Wassalam


Ruli Amirullah

http://ruliamirullah.multiply. com