Monday, July 07, 2014

__PANGGILAN SAYANG SEORANG IBU__

Sekarang usianya 49 tahun, tahun ini menginjak 50 tahun.

Ketika ia masih kecil, ibunya selalu memanggilnya dengan sebuah panggilan sayang. Tahukah Anda bagaimana panggilan sayang yang saya maksud?


"Wahai Abdurrahman, anak sholih, anak yang hapal Al Qur'an, Imam Besar Masjidil Haram," begitulah sang ibu memanggilnya semenjak kecil. Setiap memanggil Abdurrahman kecil, Ibunya selalu konsisten menggunakan panggilan itu.

Suatu ketika, sang ayah mengajak Abdurrahman kecil sholat di Masjidil Haram. Maka ketika itu, sungguh riang hati Abdurrahman kecil. Hatinya berbunga-bunga, demi akan melihat Masjidil Haram. Ketika sampai di Masjidil Haram, matanya langsung mencari di manakah gerangan tempat imam. Ia melihat imam yang dicarinya, maka diperhatikanlah setiap gerakan sang imam. Diamatinya bagaimana solat sang imam, bagaimana takbirnya, bagaimana rukuknya, bagaimana sujudnya, dan seterusnya.

Panggilan yang dilontarkan oleh sang Ibu padanya sungguh memiliki efek yang sangat dahsyat bagi kehidupan Abdurrahman kecil kelak. Beliau telah hapal Qur'an di usia 12 tahun. Kemudian di usia 22 tahun ia menjadi seorang Imam Besar Masjidil Haram, dan ia adalah imam Masjidil Haram yang termuda. Abdurrahman yang sholih, yang hapal Qur'an, Imam Besar Masjidil Haram. Ialah Abdurrahman As Sudais. Subhanallah.

Lalu, apakah panggilan yang telah kita siapkan untuk anak-anak kita kelak?...

Saturday, June 21, 2014

Go Home...... Finally

Hai temen2 :)

*yang tidak temen tidak hai :))*

Jadi setelah ribet beberapa hari, barusan bisa apdet blog ini.

Alhamdulillah post op hari ke-2 sudah tidak mimisan profus lagi. Kasa kering. Napas tetep dari mulut tapi alhamdulillah nggak bikin radang tenggorokan.

Makan - minum bisa. Menu tetap sesuai #FoodCombining, dimana berarti menu RS harus di padu padankan lagi. اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعلَمِيْنَ di kamar ada kulkas kecil yang dingin. Bunda stok aja buah dan sayur segar disitu :)

Beberapa teman2 datang menjenguk. Dan juga ada yang harus dijenguk karena opname di RS yang sama :) Syukurlah anak-anak bisa bekerja sama jadi sangat membantu.

Pada hari keempat post op, Dr THT visit dan mulai membuka tampon sambil observasi perdarahan. Syukurlah tampon bisa di aff semua, namun rongga hidung kanan masih relatif lebih 'bleeding' daripada yang kiri. Oleh karena itu sambil menunggu perincian pembayaran RS, Bapak disuruh berbaring. Pada saat itu ada temen Bapak yang datang dari Bali, jadi ya ngobrol sambil berbaring.

Sementara itu Bunda mulai urus-urus administrasi, totally tagihan 10,5 juta *belum honor 2 dokter*.
Pegawai admin menyampaikan " total tagihan ini belum dipotong coverage bpjs Bu"

Huffftt..deg-degan juga, semoga coverage BPJS membantu.

Setelah naik turun lantai dasar- confirm dokter untuk jenis tindakan - naik lagi...bagian administrasi menyatakan bahwa coverage bpjs utk kedua tindakan operasi ini cukup untuk meng-cover biaya RS bapak *belum HR dokter ya, HR dokter kami biayai sendiri*. Jadi tidak perlu menambah sepeser pun, bahkan uang muka dikembalikan

اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعلَمِيْنَ

Sujud syukur kami padaMu yaa Rabb atas kemudahan-kemudahan ini....
Malu rasanya bila mengingat berapa banyak dosa yang kami telah lakukan , namun Allah selalu baik pada kami...

Perbaiki urusan kami Yaa Rahman. Jangan tinggalkan pada kami urusan kami walau sekejap mata....

Akhirnya sekarang Bapak sudah dirumah dan tinggal kontrol 1 minggu sekali untuk penyembuhan.

Overall BPJS *askes sosial* sangat membantu. Syaratnya hanya 1 : sabar-sabar dan sabar karena memang harus antri panjang sekali.

Dan yang paling penting dan menjadi kekuatan kaum muslimin ialah DOA

لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْم

Tuesday, June 17, 2014

Post Operative Days

Alhamdulillah setelah dipindah ke ruangan rawat inap, kesadaran Bapak semakin baik dan alert.

Sudah bisa tayammum dan sholat dhuhur. Lalu pelan-pelan mulai minum. Karena nafas melalui mulut membuat tenggorokan kering dan membuat batuk.

Sempet di D+0 operasi ini 3 kali mengalami perdarahan (mimisan) yang cukup profus. Jadi sampai bolak balik panggil suster. Akhirnya dokter dihubungi dan adviskan untuk ganti bebat. Gitu terus aja sampai 3 kali. Hadeeeehh stress rasanya.

Tapi alhamdulillah , setelah jam 21.00 perdarahan berhenti sampai subuh. Tapi subuh, beberapa kali bersin-bersin...eh bleeding lagi.
Dokter datang jam 8, dan benerin bebatnya. Syukurlah sudah tidak perdarahan lagi. Tapi dokter meresepkan anti inflamasi dan decongestan untuk mencegah bleeding lagi.

Another stress came when I saw the temporary bills. What the H*eck?? Already almost 10 million for 3 days *tepokjidatkasirnya*
Bunda pun mengatakan bahwa kami askes sosial yang tergabung BPJS, berharap mbaknya salah totalin billsnya. Tapi dengan senyum termanisnya tetep aja simbak bilang " iyaah..9,3 juta belum termasuk honor dokter "

Sekarang jadi keringet dingin, deg-degan deh....masih kudu 2 hari disini bok! Bakal nembus berapa nih tagihan? Berapa ya coverage askes BPJS? Mustinya kan si Kasir itu bisa ngitung ya, mana yang tercover mana yang nggak?

Pfffftttt

Baru inget kalo di Negara ini ada jargon. " Orang Miskin Dilarang Sakit"

:(

Sunday, June 15, 2014

Pre-Op and Surgery Day

Ahad pagi,

Hari ini dokter anestesi dan dokter THT akan visite lagi, terutama untuk rencana operasi senin.

Bapak was lucky because there were 2 expert on anesthesiologist came and visit him. Kasih advis puasa dan lain-lain. Jelaskan prosedur anestesi dan lain-lain. Dan puasa dimulai pk 22.00 dan infus dipasang setelah pk 05.00

Abis itu, sambil memperbanyak dzikrullah, gak terasa udah jam 07.00, bu suster siap anterin ke Ruang Operasi.

Sampe di Ruang operasi, ganti baju operasi, lalu bapak didorong masuk dan kami keluarga nunggu di ruang tunggu.

Sepanjang menunggu konsentrasi baca Quran terus, dan memanglah dengan membaca Al Quran membuat hati tenang.

Alhamdulillah, setelah 2 jam (operasi mulai) jam 9, dokter memanggil bunda dan menyatakan bahwa operasi berjalan lancar dan telah selesai.
Bunda menyusul bapak di ruang recovery, tapi bapak masih belum sadar.

Lambat laun sekitar 30 menit, bapak mulai sadar. Bisa ikut perintah untuk buka mata dan lain-lain. Tapi masih kayak ngantuk banget.
Sekitar 1 jam kemudian baru alert sekali dan kembali ke ruangan rawat inap.

Alhamdulillah proses anestesi dan operasi berjalan lancar, tinggal menunggu pemulihan. Lubang hidung keduanya di tampon, jadi sampai 3 hari kedepan, musti bernapas via mulut.

Ma sya Allah, begitu terasa hebat dan sempurna penciptaan Allah. Rongga hidung yg selama ini diremehkan ternyata fungsinya ma sya Allah pentingnya.

Meanwhile Bapak dan Bunda di RS, Alhamdulillah Shafiya dan Rayyan pintar dan penurut sekali, tinggal di rumah Opung dan tidak rewel.

Semoga masa pemulihan ini nanti berlangsung lancar juga, biidznillah.

Merasakan Jadi Pasien BPJS-Part 4

Well...sabtu yang penuh dag dig dug. Karena sampai jam 10 belum juga ada tanda-tanda dapat kamar untuk opname. Padahal dokter bius menyuruh untuk opname 2 hari sebelum operasi. Kalo operasinya tanggal 16 juni, berarti kan hari ini kudu opname.

Kebijakan yang rada aneh kalo aku bilang sih. Wong pasien dah dapat surat mrs dan jadwal operasi yang pasti. Mustinya kan bisa dimasukkan skedul opname ya...Pfftt...

Tapi alhamdulillah (yaa Rabb, air mata ini senantiasa menetes mengingat semua kebaikanMu), pukul 12.00 ada telpon dari private wing kalo kita dapat kamar tp yg 1 level dari jatah bpjs askes. Ya wis lah, nambah bayar gak papa, daripada gagal lagi skedul operasi.

Jam 1330 pun kami 'check in' *halah kayak mau nginep di hotel aja*. Kalau ke hotel mah seneng...hihihihi... Urus administrasi yg cukup ribet tapi alhamdulillah lancar. While bapak di cek sama dokternya untuk dibuatkan surat masuk dan lain-lain. Akhirnya found out kalo bapak lost another 3 kilos (so totally 11 kg in almost 2 months eating clean with food combining).

So here we are. Already admitted to this Private Wing of this type A goverment hospital. Another preparations still going on.

Semoga Allah senantiasa mudahkan , termasuk proses durante operasi dan paska operasinya senin nanti.

Mohon maaf atas semua kesalahan yaa. Doakan kami

-to be continued-

Friday, June 13, 2014

test

Test
Surabaya Eye Clinic

Jl Raya Jemursari 108
Surabaya 60237 Jawa Timur

031-8495502 / 031-8433050

Twitter : @klinik_mata_sby

Akhirnya Merasakan Menjadi Pasien BPJS-Part 3

Wah....wah....hampir terlupa melanjutkan lagi serial ini hihihihihi..

Alhamdulillah lab semua baik, setelah ambil hasil lab , lanjut ke poli jantung untuk konsultasi kelayakan operasi :D

Balik lagi ke BPJS Centre di Unit Rawat Jalan., pencet nomer antrian khusus untuk loket pegawai RS.

Alhamdulillah- langsung dipanggil nomer antriannya.

Oleh petugas BPJS, kami diberi SPJ ke Poli Jantung. Setelah menerima SPJ, ke loket Poli Jantung, eh langsung disuruh masuk. Alhamdulillah.

Duduk di antrian. Baru tau kalo poli jantung is very simple. Maybe because the doctors only need few instruments to diagnose, unlike poli mata yang harus pake soooo many instruments :D

Sayangnya, screening tekanan darah kok pake tensimeter yang digital dok? Gak ketauan lg kalibrasinya kapan :D Kok jadi sama dong ama penjual jasa tensi keliling ;))

Sorry if it is offense , but, as the top referral cardiac centre, at least they have calibrated blood pressure measurement.

Setelah dapat ACC untuk operasi, kita pun balik ke poli anestesi untuk penyerahan semua hasil. Dan baru tau, bahwa Bapak has lost 8 kilos during 1 month Food Combining.

Yeay...... *koprol*

Sekarang, tinggal perjuangan mencari kamar untuk opname di private wing Rumah Sakit ini. Semoga Allah mudahkan. Karena penuuuuh terus, gak bisa inden dan baru bisa tau di H-1 after 1 pm :(

Doakan ya teman2....


Galeri Bunda

www.facebook.com/GaleriBundaShafiya

SMS/Whatsapp : 08113419344

Wednesday, June 04, 2014

Merasakan Jadi Pasien BPJS Part-2

Well....

Setelah berhasil mendapat rujukan dari puskesmas untuk ke RS tipe A di kota kami, keesokan harinya kami mulai 'petualangan' mengurus persiapan bius umum sebagai peserta ASKES PNS yang sekarang lebur menjadi BPJS.

Rencana pagi kami sudah ke Poli THT tapi plan berubah karena ibu mertua mendadak *at the same time* merasa lemas dan jantung berdebar-debar. Secara ibu memang penderita diabetes-jantung-darah tinggi dan pernah stroke, kami melarikan beliau ke unit gawat darurat dulu yang ternyata oleh pihak triage dianggap tidak emergensi dan disuruh ke rawat jalan.

Back to our adventure, ended up baru pk 10.00 nyampe di poli THT. Secara dokternya kenal baik, so far gak ada problem, dan beliau menulis surat2 lab/rontgen/ dan konsul2 ke jantung dan anestesi.

Setelah itu untuk bisa dijamin oleh BPJS, maka kami harus ke BPJS center di lantai bawah, pencet antrian loket pegawai dan voila, antrian cuma 2 orang. اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعلَمِيْنَ.

Setelah minta SJP ke Radiologi dan Lab, kami ke Gedung Pusat Diagnostik Terpadu.
Hadeeeeh..antrinya :)

Tapi ya tetep berusaha sabar menjalani. Dan memang betul "Innallaha ma'a shabirin" Allah bersama orang2 yang sabar. Setelah beberapa lama nunggu, petugas tanya apa Bunda dokter di RS ini? Lalu memberi kesempatan untuk diinput dahulu :) Alhamduilillah-

Nah, setelah itu nunggu antrian lagi untuk difoto. Eh, barengannya Bapak perempuan semua. Jadi Bapak didahulukan lagi :)

Di Lab pun demikian, dibantu diambil darah oleh petugas senior yang alhamdulillah-memudahkan semua proses kami

Semuanya gratis (•ˆ⌣ˆ•). Lab Lengkap / Rontgen dan EKG . Alhamdulillah Allah mudahkan.

Kunci berobat yang penting 1: Yakin kesembuhan dari Allah dan Sabar Tawakal menjalani semua prosesnya.

Besok tinggal ambil hasil lab (hasil rontgen sudah selesai hari ini). Lalu EKG (rekam jantung) di Poli Jantung *maklum usia > 40th :D* dan lanjut ke Poli Anestesi untuk evaluasi.

بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِ

Doakan ya teman-teman
Galeri Bunda

www.facebook.com/GaleriBundaShafiya

SMS/Whatsapp : 08113419344

Monday, June 02, 2014

Akhirnya Merasakan Jadi Pasien BPJS (Askes) Part-1

Part 1?

Iya ! Soalnya bakalan pasti banyak posting-posting menyusul karena semua dilakukan step by step.

Jadi gini, setelah beberapa lama keluhan hidung sering buntu dan kualitas tidur malam berkurang, ended up diketahui bahwa ini ialah suatu Sleep Apnea yang insyaAllah tipe obstruktif karena memang ada penyimpangan posisi tulang rawan hidung sehingga praktis proses bernafas hanya bisa dilakukan oleh lubang hidung sebelah kiri.
Yah...alhamdulillah alaa kulli hal...

Yang penting sudah terdiagnosis secara endoskopis dan diputuskan dilakukan Septoplasty dan Turbinoplasty *nama tehnik operasinya*

Karena kami punya fasilitas ASKES yang kedepannya diubah jadi BPJS kesehatan, ya dipake dong. Rugi amat tiap bulan udah bayar premi :p

So, here we are at our Puskesmas provider, waiting for doctor.

Jam 745 dateng setelah antar Shafiya sekolah, eh antrian udah no 22 aja walaupun belum buka polinya.

So far sih petugas cukup ramah, ada satpam yang mengingatkan untuk ambil nomer antrian, petugas loket juga ramah.

Sekarang kita lagi nunggu giliran untuk diperiksa dokter puskemas di poli BPU nih.

Nunggu beberapa saat, dipanggil.

Petugas Balai Pengobatan cukup ramah, namun ketika mengetahui kami minta dirujuk di RS tipe A (dimana memang kami sudah rutin kontrol di RS tersebut dan mendapat advis operasi dari RS tersebut, alat dan dokter operator yang dapat mengerjakan tehnik operasi ini adanya di RS tipe A tsb dan juga Bunda kerja di RS tersebut), petugasnya rada kekeh kami harus ke RS tipe B dulu. Padahal jelas pasti RS tipe B tidak ada alat dan SDM itu.

Qadarullah-ada dokter puskesmas tersebut yang kenal ama Bunda. Adik kelas Bunda setahun. Dan akhirnya mempertimbangkan hal-hal tersebut diatas, kami diijinkan untuk mendapatkan rujukan ke RS tipe A tersebut.

اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبِّ الْعلَمِيْنَ

Besok, rencana akan mulai proses persiapan bius umum. Seperti periksa lab, EKG, rontgen, dll dll yang pasti lebih ribet, dilanjutkan konsul ke dokter bius.

Doakan ya teman...

Semoga Allah mempemudah urusan kami.

To be continued.......
Galeri Bunda

www.bunda-galeri.blogspot.com

SMS/Whatsapp : 08113419344

Sya'ban - Pesona yang terlupakan

Bismillahirrahmaanirrahiim

Dengan mengharap ridho Allah SWT, izinkanlah aku menawarkan diriku untukmu.

Namaku adalah Sya'ban. Mungkin tidak banyak orang yang mengenalku. Namaku bisa saja terdengar sangat asing. Mungkin orang akan mengiraku "sorban", atau lebih parah lagi mengiraku "lakban"...

Sejujurnya, aku merasa iri dengan saudaraku yang telah mendahuluiku dan yang akan menyusulku. Mereka lebih terkenal dariku. Aku iri pada saudaraku yang menyapamu lebih dulu, Rajab namanya. Sementara yang akan hadir adalah yang paling mulia dan indah di antara kami, ialah Ramadhan.

Orang-orang banyak melupakanku. Padahal aku juga dicipta dengan keindahan yang merona dan kebaikan yang menyamudera.

Beruntung, sungguh beruntung nasibku. Rasulullah Muhammad SAW pernah menyanjungku dengan lisannya yang mulia...

"Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihatmu memperbanyak berpuasa (selain Ramadhan) kecuali pada bulan Sya'ban?" begitu tanya Usama Bin Zaid.
Rasulullah SAW pun menjawab, "Itu bulan dimana manusia banyak melupakannya antara Rajab dan Ramadhan, di bulan itu perbuatan dan amal baik diangkat ke Tuhan semesta alam, maka aku ingin ketika amalku diangkat, aku dalam keadaan puasa". (HR. Abu Dawud dan Nasa'i).

Ya, aku datang ke hadapanmu. Menawarimu cawan-cawan berisi kebaikan-kebaikan yang besar. Agar matamu berpaling pada pesonaku. Dan mantab memenangkan hatiku.

Ingatkah engkau bahwa Ibnu Rajab pernah berkata berkata: "Puasa dibulan sya'ban lebih utama daripada puasa dibulan-bulan haram, dan sebaik-baik amalan sunnah adalah yang dilakukan ketika dekat dengan bulan suci Ramadhan baik sebelum maupun sesudahnya, maka puasa pada bulan ini kedudukannya seperti sunnah-sunnah rawatib sebelum atau sesudah fardhu dan berfungsi untuk melengkapi jika ada kekukarangan pada amalan fardhu tersebut. Demikian pula puasa sebelum dan sesudah Ramadhan memiliki keutamaan lebih dibanding puasa-puasa lain yang bersifat mutlak atau umum. Oleh karena itu puasa yang dilakukan ketika sudah mendekati Ramadhan lebih utama dibanding puasa-puasa yang dilakukan jauh dari bulan suci ini"?

Uhm... Orang bilang, "tak kenal, maka taaruf". Dan aku ingin sekali engkau mentaarufi diriku. Jauh lebih dalam. Melebihi palung di celah bumi. Temuilah aku. Bahwa aku adalah mutiara yang terpendam. Aku tidak terkenal. Aku pun hanya yang terlupa. Tapi aku tetaplah mutiara yang bersinar. Yang menanti pinanganmu dengan binar.

Sungguh, bila engkau berbuat ibadah bersamaku yang kala itu banyak orang lupa terhadapku, maka menjadi orang yang ikhlas adalah buahnya lantaran kau terlatih oleh kesunyian. Sebab engkau beribadah
bukan karena apa yang mengitarimu. Tapi karena kesungguhanmu untuk menghamba kepada Rabb-mu. Rabb kita.

Kuberharap, buah dari cintamu kepadaku akan segera ranum. Buah yang melahirkan cinta, pada Ramadhan yang mulia.

Ku 'kan setia menunggumu...
Dalam sepi nan syahdu...
Semoga engkau segera berminat meminang kemuliaanku...

Salam Cinta dari Pesona Yang Terlupakan,

@Sya'ban

-Chif El Hamasah-
Galeri Bunda

www.bunda-galeri.blogspot.com

SMS/Whatsapp : 08113419344

Wednesday, October 30, 2013

Sabar Atau Bela Diri ?

Gimana rasanya dicaci maki? Atau, meski tanpa intonasi, tapi ada kata kata yang tajam ditujukan pd kita?

Dua sisi dalam nurani kita rebutan. Satunya membisikkan, "itu kan gak bener, itu nyakitin banget! Sakit banget ngdengernya"

satu lagi ngusap ngusapin jiwa sambil bisik, "sudahlah, toh ndak bener seperti itu, diemin aja. Kelak juga akan terbalas sendiri"

Dalam rasa sakit dan rasa berat nerima, kita tercenung sejenak memikirkan, pendapat siapa yang akan kita ambil.

Apakah membiarkannya? Atau, membalasnya langsung, supaya dia tau rasanya dicaci sesakit itu.

Ya terserah sih, terserah kita juga. Mau pilih duduk duduk sama malaikat atau sama setan?

Yuk ah, kita motivasi jiwa kita agar terus positive, apapun yang terjadi

(ABUDAUD - 4251) : Telah menceritakan kepada kami Isa bin Hammad berkata, telah mengabarkan kepada kami Al Laits dari Sa'id Al Maqburi dari Basyir Ibnul Muharrar dari Sa'id bin Al Musayyab ia berkata,

"Ketika Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam sedang duduk-duduk bersama para sahabat sahabatnya, tiba-tiba ada seorang laki-laki mencela Abu Bakar, namun Abu Bakar diam saja.

Laki-laki itu kembali mencacinya untuk yang kedua kalinya, namun Abu Bakar tetap diam. Dan ketika laki-laki itu mencacinya untuk yang ketiga kalinya, Abu Bakar membela diri dan membalas caciannya.

Maka ketika Abu Bakar membela diri, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bangkit. Hal itu menjadikan Abu Bakar bertanya,

"Wahai Rasulullah, apakah engkau marah kepadaku?"

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:

"Malaikat telah turun dari langit mendustakan apa yang ia katakan kepadamu, saat engkau membela diri setan telah mengalahkanmu.
Maka tidak mungkin aku ikut duduk jika setan sudah berperan."

[dari Ensiklopedi kitab 9 imam hadits]

Jadi, kalo ada kejadian seperti itu, jika ada orang yang melontarkan kata kata yang menyakitkan, sebenarnya, SEBELUM kita terfikir untuk membalasnya., malaikat sudah lebih dulu mendustakannya.

(Copas dari Fb Mbak Sayyidah Murtafiah -Mbak Moenk)
Dr Rozalina Loebis,SpM
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Ophthalmology Department Airlangga University

Twitter @RozalinaLoebis

www.rozalinaloebis.com

Sunday, July 14, 2013

Dental visit for kids

Halo Halo....lama gak update blog.

Well...Marhaban Yaa Ramadhan. Ramadhan Mubarak...Ramadhan Kareem.

Selamat menjalankan ibadah puasa yaa mentemen. Semoga Alloh menerima semua amalan ibadah kita di bulan Ramadhan ini dan menjadikan kita orang-orang yang bertaqwa.

Mumpung Shafiya liburan, jadwal kunjungan ke dokter gigi deh. Sebenarnya tiap 3 bulan dia diperiksa dokter gigi UKS sekolahnya. Tapi kali ini sekalian mau bawa Rayyan untuk his first dental check up.

Mumpung ada ASKES ; ) yah..kita manfaatkan deh. Berobat di poli gigi spesialis di RSU tempat Bunda bekerja.

Appointment dengan dokterr gigi spesialis gigi anak, dijanjikan jumat pagi. Ok deh.
Di poli gigi Rayyan awalnya 'takut' untuk diperiksa, tapi sesudah dibilangin bahwa akan naik kursi ajaib yang bisa naik turun, terus ada lampu senter besar, lalu ada cermin ajaib yang bisa lihat gigi. Rayyan jadi excited ! :D

Alhamdulillah hasil pemeriksaan check up gigi mereka baik. Next visit 6 bulan lagi pas liburan sekolah aja :) biar gak ganggu jam sekolah.


Rozalina Loebis

www.bunda-galeri.blogspot.com
www.rozalinaloebis.com

Wednesday, June 26, 2013

Price List Madu Asli Al Wadey

Dear all

Galeri Bunda menyediakan beragam varian produk madu asli Al Wadey.

Keaslian semua varian Madu Al Wadey sudah diuji secara riset laboratoris di laboratorium.

Ada bermacam varian produk sebagai berikut yaaa


1. Madu Anak Balita 500 gr Rp 45000

2. Madu Kelengken 500 gr Rp 58000

3. Madu Rambutan 500 gr Rp 53000

4. Madu Randu 500 gr Rp 45000

5. Madu Hutan Liar 500 gram Rp 40000

6. Madu Hutan Super 500 gram Rp 48000

7. Madu Ibu Hamil Menyusui 500 gram Rp 45000

8. Madu Asam Urat 130 gr Rp 24000

9. Madu Al Wadi Lambung 130 gr Rp 24000

10. Madu Obat Batuk 130 gr Rp 24000

11. Madu Penurun Panas 130 gr Rp 24000

12. Madu Kuat Lelaki 130 gr Rp 24000

13. Madu Wasir 130 gr Rp 24000

14. Madu Anak Balita 200 gr Rp 24000

15. Sari Kurma Alwadi 350 gr Rp 40000

16 Madu Subur Kandungan 130 gr Rp 24000

Bagi yang berminat bisa email di : mail2bunda@gmail.com atau Whatsapp di 08113419344


Dr Rozalina Loebis,SpM
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Ophthalmology Department Airlangga University

Twitter @RozalinaLoebis

www.rozalinaloebis.com

Sunday, June 23, 2013

Honey roasted chicken

Alhamdulillah akhirnya bisa punya oven juga \o/
Kali ini bunda beli merk Kirin KBO 250, dan langsung dicoba untuk bikin......trettetetettt....*drumrolling*

HONEY ROASTED CHICKEN

Bahan

Ayam broiler ukuran 1,1-1,2 kg
(Lumuri dengan bawang putih dan garam)

Bumbu Marinated

Madu (pake madu asli al wadey yg Randu) 100 ml
Bawang putih 6 siung ulek halus
Bawang merah 8 siung ulek halus
Blue Band secukupnya (cairkan)
Garam secukupnya

Ayam di marinated kurang lebih 2 jam (harus > 1 jam supaya meresap).

Tusuk ayam dengan tusukan grill di oven. Suhu 200 derajat selama 20 menit-lalu buka utk diolesin bahan pengoles dan roast lagi 30 menit. Lalu olesi bahan pengoles lagi tiap 20 menit di suhu 180 derajat.
Kurang lebih membutuhkan waktu 2 jam.

Setelah 2 jam, matikan oven dan biarkan ayam di oven selama 30 menit (jangan dicuilin walo memang nampak sangat menggoda :p). Hal ini agar daging ayam tidak kering dan tetap juicy.

Hasilnya.... Juicy, lembut, dan enakkk.. Etapi menurut bunda agak kurang meresap bumbunya :)

Will try again next time untuk dapetin komposisi yang pas meresap merasuk sukma *eh apa sih!* kwwkwkwk

Ini hasillnya disajikan dengan mashed potato :)

Rozalina Loebis

www.bunda-galeri.blogspot.com
www.rozalinaloebis.com

Thursday, June 13, 2013

Rayyan dan Research :)

Assalamu'alaikum WrWb

Beberapa waktu yang lalu Bunda dan Bapak mendapatkan proyek research mengenai product safety dari salah satu farmasi yang memproduksi tetes mata :)

Sebelum dipasarkan diujikan dulu dengan metode khusus di hewan coba (dalam hal ini kelinci).

Walaupun weekend, tetep aja ke lab karena hewan-hewan coba ini harus diperiksa dan diambil datanya. Rayyan? Ikut deh ;)


Dr Rozalina Loebis,SpM
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Ophthalmology Department Airlangga University

Twitter @RozalinaLoebis

www.rozalinaloebis.com

Wednesday, May 01, 2013

Ramadhan Countdown

Apabila para salafush salih sudah gegap gempita menyiapkan dzahir dan batin menyambut Ramadhan sejak 6 bulan sebelumnya, bagaimana dengan engkau wahai ruh dan jiwaku? T_T

Tuesday, April 23, 2013

#AyoBawaBekal #FoodCombining

Jadi ceritanya, sekarang alhamdulillah seluruh keluarga, termasuk Bapak dan Shafiya udah menjalankan metoda makan cara #Foodcombining ini.

Nah, untuk menjamin ke-istiqomahan hehehhe dalam menjalani #FoodCombining ini sekaligus ramah di dompet dan dijamin sehat dan bersih, maka saya memutuskan untuk membawakan kami bertiga bekal untuk makan siang alias lunchbox.

Gak pake model bento-bentoan secara harus resep praktis karena freshly made in the morning. Lagian kalo bento, menu food combining agak susah ya.

Senin, 22 April kemaren perdana bawa lunchbox deh. Menunya : Veggie omelette + cah buncis-tauge-beef.

Hari ini, kami membawa bekal : Spageti sayur + tahu teriyaki dan lalapan buncis+timun.

Shafiya alhamdulillah bisa mengikuti, kalau Rayyan, masih dalam tahapan memperbanuyak porsi buah dan sayur dalam makanan sehari2nya :D

Semoga bisa istiqomah....Aamiin
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sunday, April 21, 2013

Weekend Getaway : Malang

Berawal dari keinginan jalan-jalan keluar dari Surabaya, tapi yang bisa ditempuh jalan darat. Terus kepikiran pergi ke Malang-Batu, karena banyak lokasi wisata yang belum kami datangi.

Iseng-iseng cek hotel di Malang, ada rekomendasi bagus untuk ke citihub hotel di wilayah celaket-Malang. Cek di trip advisor, reviewnya oke. Baca2 di blog para traveller, kok kayaknya baik-baik aja ni hotel, akhirnya saya pun memutuskan stay di Citihub Hotel-Malang.

Proses reservasinya unik, walo Citihub punya website, tapi kita reservasinya by phone, lalu kita dikasih waktu untuk transfer. Segera setelah transfer kita, confirm ke pihak citihub dan mereka akan SMS kode booking hotel ke handphone kita.

Ok deh, sabtu-abis Shafiya selesai les berenang, kami on the way ke Malang.
Sampai disana dah jam 13-an, lalu kita lunch dulu ke Cafe LaiLai. Secara jam check in hotel juga jam 14.

Selesai makan siang, diputuskan untuk istirahat dulu di Citihub Hotel. Kita menuju ke Jl Jaksa Agung Suprapto 11, sebelah hotel Kartika Graha. Mau cek in, awalnya bingung, dimana recepcionistnya? Ternyata, ya di kasir Urgent store itu resepsionisnya :D

Kita kasih kode booking kita ke petugas, lalu dalam waktu cepat sudah dikasih kunci kamar dan petugas buka pagar utk mobil kita masuk ke tempat parkir.

FYI, roomrate Citihub hotel ini Rp 270.000 per night nett (kalo wiken dan kalo weekdays Rp 250.000).

Karena ini budget hotel, so don't expect bell boy yang bantuin angkat koper dan fasilitas2 hotel lainnya (tea-coffee maker, hair dryer, toilettries, towel, room service, breakfast).

Tapi jangan salah, kamar di citihub ini nyaman dan bersih banget. Tempat tidurnya spring bed yang nyaman dengan penataan ala hotel bintang 4/5. Kamar mandi shower dng keran air panas/dingin serta WC dan wastafel yang bersih banget ada di dalam kamar. Di kamar juga ada flat LCD 32 inch TV, dan fasilitas free internet cable. Penataan kamar pun minimalis modern sehingga menciptakan kesan lapang. Enak deh...

Urgent store tepat ada di depan kamar, jadi kalau perlu-perlu air mineral, atau bikin teh anget dll, gampang banget.

Malam, rencana mau ke Batu Night Spectacular, tapii..ternyata Rayyan udah ngantuk duluan abis isya. Habis excited main melulu sih di kamar gak mau tidur siang. Ya udah akhirnya jalan-jalan muter-muterin Malang/Batu.
Beli jajanan pasar Puthu Lanang di jaksa agung suprapto, terus dibawa ke arah batu. Tapi mau mampir-mampir ke Pos Ketan dll kok Rayyan udah bobok dengan tenangnya, ya wes, kita ke RM Mesir- eat their famous 'NasGorKam' trus balik hotel deh.

Pagi-pagi udah check out karena mau jalan-jalan di Pasar Pagi Jalan Ijen, mau beli buah! Yaa Rabb, di Malang buah2an syurga banget murahnya ya. Seneng deh borong beli buah2an: jeruk peras cuma 5 ribu per kilo, guava juga. Apel ana dan manalagi juga 15 ribu perkilo.

Makan paginya apa? Tetep dooong food combining. Food combining itu gampang dan applicable dimana2. Lagi jalan2 di pasar gini, ada org jual jeruk peras fresh, beli deh 1 botol Rp 5000. Sarapan pertama ˆ⌣ˆ Abis itu balik pasar, beli lagi sari apel murni tanpa air dan gula 1 . Praktis. Kenyang deh sampai lunch. Di pasar sih banyak buah2an tp kan kita belum cuci kalo mau langsung dimakan. Oya, ada jg yg jual buah potong sih.

On the way Surabaya kita mampir ke Peternakan Lebah Rimba Raya. Rencananya sih mau wisata Petik Madu. Sayangnya kok gak bisa karena masih dalam perbaikan. Tapi lumayan juga sih, dikasih tau jenis2 lebah dan khasiat produk lebah spt propolis, bee polen, madu dll.
Di Agro Tawon ini kita bisa loh beli madu yang fresh masih ada di sarang lebahnya. Harganya Rp 65.000 /kg.

Alhamdulillah- bisa rekreasi sekaligus menambah pengetahuan. Sekarang waktunya pulang, InsyaAllah kapan-kapan kesini lagi. Pengen nyobain nasi bebeknya yang diendors ama pak Bondan dan Benu Buloe :)


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Thursday, April 18, 2013

Detox Day -3

Alhamdulillah-

Pada hari ke-3 detoksifikasi , berjalan lancar. Ya cuma ada kendala dikit untuk banyak minum dari jam 8-12 karena jadi penguji OSCE UKDI di FK Unair :)
Kalau lagi ujian osce kan kudu stay ditempat-straight sampai ujian selesai.
Gak papa deh, di kompensasikan setelahnya.

Di mulai dengan jeniper anget lalu pear dan belimbing madu (-belakangan saya baru tau abis baca buku Food Combining bu Andang kalau belimbing itu karena kadar fruktosanya, termasuk buah sayur , sama dng tomat dan avocado-). Tapi belimbing madu ini maniiiiss kok *denial* :D

Lalu karena takut bolak balik pipis, stop minum dulu sejak jam 8 *kan menguji*

Selesai ujian, jam 12-an puas-puasin minum air putih :) lalu setelahnya makan melon-semangka kuning dan semangka merah *buah2an di lunchbox hehehhee* + salak pondoh *ini sih bawa dari rumah*

Sekitar 2 jam kemudian minum jus pear + apel malang lalu abis itu untuk dinner, makan pear lagi dengan nanas.

Tidak ada efek detoksifikasi yang berarti kecuali banyak pipis. الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِين.

Sempet bingung, harus mulai makan kapan ya? Apa dinner ini atau keesokan harinya.

Ternyata menurut mas Erik (@erikarlebang) itu, kalo kita niatnya detox 3 hari ya cukup 2 hari 2 malam aja full buahnya. Kalau 3 hari 3 malam full buah kayak saya gini, judulnya jadi Detox 4 hari.

Oya, hari ke-3 ini agak tricky karena huhuhu....rasa kepengen makan ini itu, muncul pada siang hari.....(˘̩̩̩~˘̩̩̩) hihihi

Tetep kuatkan iman !

Justru yang paling krusial ialah saat 'buka puasa' detoksifikasi. Yaitu saat memulai makan lagi. Harus tertib, dan pelan-pelan agar tubuh gak kaget.

Dimulai dengan sayur segar dulu (misalnya salad + olive oil / karedok )...baru pelan-pelan pake nasi merah sedikit dan protein nabati. Di buku bu Andang dibilang, ke protein hewani entar aja 3 hari paska detox selesai.

Now, I finished my detox days, but...I have to be discipline in starting 'what I eat' :) This gonna be more challenging, but I am sure I can :)

P/S : I lost 2 kilos during these detox days. I know that's not the goal BUT still happy with that :)


Powered by Telkomsel BlackBerry®

Wednesday, April 17, 2013

Detox Day 2

Di Detoksifikasi hari kedua ini, saya nggak terlalu mengalami hal-hal yang bikin 'menderita' Heheheh...

Pagi dimulai dengan minum air hangat + perasan jeruk nipis untuk tonik liver dan setelah itu lanjut dengan belimbing setelah 15 menit kemudian.

Lalu, setelah itu sebelum berangkat ke kantor, makan lagi pepaya potong.

Alhamdulillah di kantor ada blender dan ada yang jual jus buah :) Jadi tinggal request, no milk-no sugar, sedikit air. Jadi deh...

Minum air putih tetap saya perbanyak. Sampai jam 8 pagi saja saya sudah minum hampir 1,5 liter. Waktu detoksifikasi ini biasanya saya minum sekitar 3,5 liter air putih.

Di kantor, badan terasa fresh-enteng dan alhamdulillah- lancar dalam mengerjakan tugas-tugas.

Dua kali bikin jus selama di kantor, yang pertama dibikin jam 10-an ialah jus melon dan yang kedua dibikin jam 14-an ialah jus sirsat.

Sampai di rumah, lanjut pear dan perbanyak minum (kali ini air zamzam). *pas detoksifikasi hari pertama memang saya full minum zamzam*
Nah, setelah sampai rumah, baru terasa mules dan rasanya usus kayak digelontor deh :) *tapi cuma 1x*
Warna urine juga lebih gelap daripada biasanya *biasanya kalau saya minum > 2 liter, warna urine pasti bening- nah kali ini 3-3,5 liter pun warna urine kekuningan *kayak kurang minum* Nah, saya baca memang ini ialah salah satu efek detoksifikasi dimana toksin-toksin yang ada dikeluarkan via urine.

Selanjutnya so far baik-baik saja. Makan malam dengan belimbing dan perbanyak lagi air putih *air zamzam* untuk diminum. Lalu bobok deh ;)

Let's continue with the third day of detoxification tomorrow :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®